You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pelatihan SIM A di Jaktim Resmi Ditutup
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pelatihan Mengemudi di Jaktim Resmi Ditutup

Pelatihan SIM A atau mengemudi angkatan pertama di Jakarta Timur resmi ditutup, Rabu (28/8). Penutupan dilakukan Asisten  Perekonomian dan Pembangunan Ekbang, Fauzi dan dihadiri anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, M Taufik Zulkifli.

"Setelah dinyatakan lulus mereka berhak mendapatkan SIM A dan sertifikat," 

Kasudin Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Timur, Galuh Prasiwi mengatakan, pelatihan diikuti 100 peserta yang berasal dari 10 Kecamatan. Ini tindak lanjut dari hasil reses anggota dewan dan Musrenbang, maupun umum di wilayah Jakarta Timur.

"Para peserta pelatihan mengemudi telah dilatih selama 12 hari oleh instruktur dari pihak ketiga. Setelah dinyatakan lulus mereka berhak mendapatkan SIM A dan sertifikat," katanya.

100 Warga Jaktim Ikut Pelatihan Mengemudi

Kasubag Tata Usaha (TU) Sudin Nakertransgi Jakarta Timur, Aldino Septa N menambahkan, kegiatan pelatihan ini bertujuan menambah skill warga, khususnya di bidang mengemudi kendaraan.

Diharapkan, para peserta dapat menemukan lapangan kerja di bidang mengemudi SIM A.

"Pelatihan ini bagian dari upaya mengatasi masalah pengangguran di Jakarta Timur," tandasnya.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1860 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye830 personDessy Suciati
  3. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye745 personDessy Suciati
  4. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye711 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Regulasi Turunan UU DKJ Diharapkan Rampung Sebelum Keppres IKN

    access_time28-08-2026 remove_red_eye689 personFakhrizal Fakhri