You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakpus Evaluasi Capaian Operasionalisasi Stranas Percepatan Penurunan Stunting
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pemkot Jakpus Evaluasi Capaian Operasionalisasi Percepatan Penurunan Stunting

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Rabu (23/10), melakukan evaluasi indikator capaian operasionalisasi strategi nasional (Stranas) rencana aksi percepatan penurunan stunting.

"Kita akan melihat pola aksi dari masing-masing OPD,"

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Pusat, Iqbal Akbarudin mengatakan, evaluasi berfokus pada keterlibatan organisasi pemerintah daerah (OPD) yang mempunyai wewenang dalam aksi konvergensi pencegahan stunting secara maksimal.

"Kita akan melihat pola aksi dari masing-masing OPD, sampai sejauh mana menyentuh target yang kita sudah rencanakan," katanya.

PPAPP Jakpus Gelar Aksi 5 Konvergensi Intervensi Stunting

Dilanjutkan Iqbal, dalam strategi penurunan stunting terdapat kelompok sasaran. Para sasaran itu dikelompokkan mulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak berusia 0-59 bulan.

"Orientasi ke depan, kita akan berkomunikasi dan berkolaborasi dengan OPD, terkait pemberian tablet tambah darah bagi remaja, pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin dan pemberian makanan bergizi seimbang pada ibu hamil," jelasnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setko Administrasi Jakarta Pusat Ahmad Joehandi menambahkan, evaluasi ini merupakan persiapan menuju aksi keenam dan tujuh. Kegiatan ini penting untuk mengupdate data untuk dipublikasi.

"Nanti akan terlihat apakah stunting itu naik atau turun. Kami berharap dengan data yang akurat dan intervensi yang panjang, bisa mengintervensi stunting," tegasnya.

Sedangkan. Public Health and Nutrition Specialist Kementerian Dalam Negeri RI, Mirwan Rahmadi Yusuf menjelaskan, dalam stranas penurunan stunting dilaksanakan dengan enam pilar untuk mencapai target.

Pilar pertama yaitu menurunkan prevalensi stunting, kedua meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga, ketiga menjamin pemenuhan asupan gizi dan keempat memperbaiki pola asuh. 

Kelima meningkatkan akses dan pelayanan kesehatan serta mutu. Lalu keenam, meningkatkan akses air minum dan sanitasi.

"Kita harapkan straegi ini dapat berjalan maksimal," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye2263 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1179 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye1076 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye925 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Bakesbangpol Ajak Warga Bantu Pantau Orang Asing

    access_time11-09-2026 remove_red_eye841 personFolmer