You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Paljaya - UNICEF Edukasi Siswa Sekolah Dasar tentang Pengolahan Air Limbah
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Paljaya-UNICEF Edukasi Siswa SD Pengolahan Air Limbah

Perumda Paljaya bekerja sama dengan UNICEF Indonesia memberikan edukasi bagi siswa dan guru sekolah dasar tentang pentingnya pengolahan air limbah di Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) Krukut, Setiabudi, Jakarta Selatan.

"Harapannya mereka dapat jadi agen perubahan,"

Kegiatan yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Toilet Sedunia ini mengikutsertakan 88 siswa kelas VI SD Bakti Mulya 400 beserta kepala sekolah dan 12 guru pendamping.

Hadir dalam kegiatan tersebut, The United Nations Special Envoy for Water, Retno Marsudi; UNICEF Representative, Maniza Yaman dan Direktur Utama Perumda Paljaya, Untung Suryadi.

Rayakan HUT, Paljaya Gelar Aksi Sosial Tingkatkan Kesadaran Pentingnya Sanitasi

Sesi kunjungan dimulai dengan penjelasan mengenai air limbah dan pengolahannya di IPALD Krukut oleh Direktur Teknik dan Usaha Asri Indiyani.

Pada kesempatan itu, siswa diajak untuk memahami air limbah domestik dihasilkan, diproses dan diolah sehingga menjadi aman dibuang ke lingkungan dan akibatnya jika tidak dilakukan. Selain itu, para siswa juga terlibat dalam kegiatan interaktif, seperti diskusi dan tanya jawab terkait sanitasi.

Retno Marsudi mengatakan, masih ada 3,5 miliar orang yang tidak memiliki akses toilet. Padahal toilet merupakan hak untuk semua orang. Maka itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga, khususnya generasi muda akan pentingnya pengelolaan air limbah.

“Harapannya mereka dapat jadi agen perubahan untuk mengajak orang di sekitarnya lebih peduli. Mari kita rayakan Hari Toilet Sedunia, keep our toilet clean, safe and accessible for all,” ungkapnya, Rabu (20/11).

Menurut data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta pada 2023, tercatat masih ada 1.361 Kepala Keluarga (KK) yang buang air di tempat terbuka dan 138.596 KK yang sudah punya toilet namun tidak dilengkapi pengolahan air limbah atau dikenal sebagai Buang Air Besar Sembarangan (BABS) tertutup.

Direktur Utama Perumda Paljaya, Untung Suryadi menyampaikan kegiatan ini bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin ke-6, yakni air bersih dan sanitasi untuk semua.

“Kami berharap, melalui acara ini, generasi muda tidak hanya paham pentingnya pengolahan air limbah, tetapi mempraktikan sanitasi yang aman dalam menanggulangi pencemaran lingkungan" katanya.

Ia menambahkan, Perumda Paljaya hadir sebagai perpanjangan tangan Pemprov DKI Jakarta yang fokus menyediakan layanan pengelolaan air limbah yang resmi, terlatih dan terpercaya untuk penyediaan sanitasi aman mendukung Jakarta Global City.

“Hari Toilet Sedunia yang diperingati setiap 19 November mengingatkan dunia akan krisis sanitasi global yang masih menjadi tantangan. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat dan berkelanjutan,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye3939 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1041 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1016 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye926 personFolmer
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye805 personBudhi Firmansyah Surapati