You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebakaran di Permukiman Warga Petamburan Diduga Dipicu Korsleting Listrik
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Korsleting Listrik Diduga Picu Terbakarnya 13 Rumah di Petamburan

Korsleting listrik diduga jadi pemicu terbakarnya 13 rumah warga di Jalan Administrasi II, RW 09 Kelurahan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/11) sekitar pukul 02.40 dini hari tadi.

"Total 15 KK dengan jumlah 80 jiwa terdampak kejadian ini,"

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Asril Rizal mengatakan, dari informasi di lapangan diketahui api berasal dari salah satu rumah warga yang dengan cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

"Dugaan kebakaran dipicu korsleting dari salah satu rumah warga," katanya.

Kebakaran Rumah di Pulau Tidung Berhasil Diatasi

Untuk memadamkan api, ungkap Rizal, pihaknya mengerahkan  22 unit mobil pemadam dengan kekuatan 110 personel.

"Sekitar satu jam setelah kejadian api bisa dikuasai. Proses pemadaman memasuki tahap pendinginan sekitar pukul 04.05," ungkapnya.

Dia memastikan, kejadian kebakaran tidak sampai mengakibatkan korban jiwa maupun luka berat.

"Total 15 KK dengan jumlah 80 jiwa terdampak kejadian ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1296 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1214 personAnita Karyati
  3. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1054 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye900 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

    access_time01-06-2026 remove_red_eye894 personAnita Karyati