You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebakaran di Rawa Bunga Dipicu Kebocoran Tabung Gas Elpiji
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kebakaran di Rawa Bunga Berhasil Dipadamkan

40 rumah di Jalan Kemuning Bendungan, RT 05/01, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur terbakar, Minggu (24/11) sekitar pukul 10.03. Kebakaran diduga akibat kebocoran tabung gas elpiji yang tengah digunakan memasak.

"Api diduga berasal dari kompor gas yang sedang digunakan untuk memasak,"

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid mengatakan, kebakaran yang menimpa 40 rumah semi permanen di lahan seluas 800 meter persegi ini bermula dari adanya warga yang memasak.

 "Api diduga berasal dari kompor gas yang sedang digunakan untuk memasak," ujarnya.

Korsleting Listrik Picu Terbakarnya Satu Unit Hunian Apartemen di Cawang

Ia menjelaskan, dalam kebakaran ini, pihaknya mengerahkan 16 mobil pemadam berikut 90 personel. Alhasil, sekitar pukul  12.40 atau 2,5 jam setelah kejadian, api berhasil dipadamkan.

Menurut Abdul, sempitnya akses menuju lokasi kejadian dan minimnya sumber air menjadi kendala utama penanganan kebakaran. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. 

"Akibat kejadian ini 70 KK atau 120 jiwa harus kehilangan tempat tinggal. Kasus kebakaran ini ditangani Polsek Jatinegara," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye7077 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye2037 personFakhrizal Fakhri
  3. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye1842 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1803 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1729 personFakhrizal Fakhri