You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebakaran di Rawamangun Dipicu Kebocoran Tabung Gas Elpiji
photo Nurito - Beritajakarta.id

Tabung Gas Bocor Picu Terbakarnya Warung Makan di Rawamangun

Kebocoran tabung gas elpiji yang digunakan saat memasak, memicu terbakarnya warung makan di Jalan Balai Pustaka Baru RT 03/15 Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (26/12) pagi tadi

"Sekitar 20 menit setelah kejadian, api berhasil dipadamkan petugas,"


Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan, kebakaran bermula saat pemilik warung tengah memasak terjadi kebocoran tabung gas.

Seketika, api dari kompor menyambar semburan gas yang keluar dari regulator, hingga akhirnya api membesar dan menyambar benda di sekelilingnya. Dalam sekejap api membesar hingga menghanguskan warung tersebut.

Kelurahan Jatinegara Kaum Kini Punya Posko Redkar

"Dugaan sementara kebakaran dipicu kebocoran tabung gas elpiji yang sedang digunakan memasak. Api cepat membesar hingga akhirnya membakar warung tersebut," ujar Muchtar.

Untuk memadamkan kobaran api, pihaknya mengerahkan enam unit mobil pemadam  dengan 30 personel.

"Sekitar 20 menit setelah kejadian, api berhasil dipadamkan petugas," ujarnya.

Disebutkan, peristiwa yang terjadi pukul 05.30 pagi ini tidak menimbulkan  korban jiwa maupun luka.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7657 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5436 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1599 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1431 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1310 personFakhrizal Fakhri