You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pembangunan Monumen Alat Tangkap Nelayan di Pulau Harapan Rampung
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Monumen Alat Tangkap Nelayan Telah Berdiri di Pulau Harapan

Monumen Alat Tangkap Nelayan kini telah berdiri di perairan akses Kolam Labuh Pulau Harapan, Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara.

"Bisa dipergunakan untuk spot swafoto," 

Monumen yang memiliki panjang 20 meter dan lebar 1,2 meter ini dibangun sejak awal November 2024 dan selesai awal Januari 2025.

Menurut Lurah Pulau Harapan, Muhammad Yusuf, bangunan monumen ini dibangun menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAU) untuk menambah spot wisata di wilayahnya.

Tujuh Awak Kapal Karam di Perairan Pulau Karang Beras Berhasil Diselamatkan

"Bangunan monumen itu sudah selesai dan sudah bisa dipergunakan untuk spot swafoto bagi publik," katanya, Selasa (14/1)

Dijelaskan Yusuf,  bangunan monumen ini letaknya di  perairan tepat di depan kantornya. Agar aman dilintasi pengunjung, petugas PPSU telah menambahkan pagar di sisi kiri dan kanan jalan masuk monumen.

"PPSU selalu mengawasi, merawat dan menjaga kebersihan di sekitar area agar bersih serta nyaman bagi wisatawan," tambahnya.

Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu, Sahdan mengapresiasi inovasi dalam mengembangkan sektor pariwisata. Ia berharap keberadaan bangunan monumen baru itu akan semakin menambah daya tarik wisata di Pulau Harapan.

"Ini baik dan positif untuk menarik wisatawan," tandasnya

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1847 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye818 personDessy Suciati
  3. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye735 personDessy Suciati
  4. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye702 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Regulasi Turunan UU DKJ Diharapkan Rampung Sebelum Keppres IKN

    access_time28-08-2026 remove_red_eye677 personFakhrizal Fakhri