You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sejumlah Taman di Jakarta Bakal Beroperasi 24 Jam, Distamhut Matangkan Persiapan
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Rencana Pembukaan Taman 24 Jam, Distamhut Terus Matangkan Persiapan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersiap membuka operasional sejumlah taman selama 24 jam penuh sebagai bagian dari kebijakan baru Gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono Anung Wibowo.

"tentunya dengan persetujuan warga sekitar,"

Kebijakan ini bertujuan menjadikan taman sebagai ruang kreasi, budaya dan ruang sosial, sehingga warga bisa tetap berinteraksi di taman walaupun malam hari. Beberapa taman yang dipastikan beroperasi 24 jam di tahap awal antara lain Taman Literasi, Taman Langsat dan Taman Lapangan Banteng.

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, Ivan Murcahyo mengatakan, persiapan dari segi sarana prasarana dan keamanan taman yang akan beroperasi 24 jam sudah dilakukan.

Pj Gubernur Teguh Resmikan 15 Ruang Terbuka Hijau

Ia menyampaikan, Distamhut DKI Jakarta memastikan bahwa taman-taman yang akan beroperasi 24 jam memiliki sarana prasana dasar seperti lampu utama, CCTV, toilet, pos jaga, termasuk petugas keamanan.

Rencananya, taman-taman ini juga akan digunakan sebagai pusat kegiatan komunitas seperti Karang Taruna, maupun olahraga malam bagi warga.

“Biasanya olahraga di taman hanya sampai pukul 17.00, nanti kita akan coba buka malam hari untuk futsal dan bulu tangkis, tentunya dengan persetujuan warga sekitar,” ujar Ivan, Senin (3/2).

Ia menjelaskan, meskipun secara sarana dan prasarana taman sudah siap, ada beberapa tantangan yang masih dalam proses penyelesaian, terutama terkait penerimaan masyarakat sekitar taman.

Ivan mengatakan, semua taman dipastikan dalam pengawasan CCTV dan petugas jaga. Namun, ada kekhawatiran dari warga sekitar mengenai potensi gangguan ketertiban pada malam hari. Maka itu, terkait aktivasi taman perlu melibatkan berbagai unsur wilayah seperti pihak wali kota, RT/RW dan masyarakat setempat.

“Seperti Tebet Ecopark termasuk yang kita siapkan di tahap pertama, tapi ada resistensi dari lingkungan. Karena itu, koordinasi dengan aparat kewilayahan yang juga melibatkan masyarakat masih terus dilakukan,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye10095 personAnita Karyati
  2. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5822 personTiyo Surya Sakti
  3. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2348 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2104 personFakhrizal Fakhri
  5. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1763 personDessy Suciati