You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas Amankan Sanca Lima Meter di Plafon Rumah Warga
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Petugas Amankan Sanca Lima Meter di Plafon Rumah Warga

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat, berhasil mengevakuasi ular Sanca sepanjang lima meter di pemukiman warga Jalan Pekojan III, RT BB 03/09, Kelurahan Pekojan, Tambora.

'Petugas butuh waktu sekitar 10 menit untuk evakuasi,"

Kepala Seksi Gulkarmat Sektor IV Tambora, Joko Susilo mengatakan, pihaknya mendapatkan info keberadaan ular ini dari pegawai kelurahan setempat yang datang langsung ke Pos Gulkarmat, Kamis (3/4) sekitar pukul 06.20.

"Kita kerahkan tiga personel ke lokasi dan langsung melakukan rescue," ujarnya.

Gulkarmat Jaktim Evakuasi Sanca dari Dapur Rumah Warga

Joko menuturkan,  saat dievakuasi ular tersebut  berada di atas plafon rumah warga.

"Petugas butuh waktu sekitar 10 menit untuk evakuasi ular dari atas plafon rumah warga itu," tuturnya.

Salah satu warga, Iwan (40) mengaku melihat ular Sanca besar tersebut menyebrang dari salah satu bangunan ke bangunan lainnya.

Karena ular cukup besar dan dikhawatirkan membahayakan, ia langsung bergegas melaporkan kejadian tersebut kepada Gulkarmat.

"Untung petugas cepat datang dan langsung bergegas mengevakuasi ular tersebut dengan cara yang sangat profesional," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29443 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2188 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1206 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye981 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye959 personFakhrizal Fakhri