You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Arus Balik Lebaran 2025 Naik 29,15 Persen Dibanding Tahun Lalu
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Tujuh Terminal di Jakarta Alami Lonjakan Penumpang Arus Balik

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang pada arus balik Lebaran 2025.

"Tingginya mobilitas masyarakat,"

Berdasarkan data rekapitulasi dari tujuh terminal layanan AKAP (Pulo Gebang, Kampung Rambutan, Kalideres, Tanjung Priok, Lebak Bulus, Grogol dan Angke), tercatat sebanyak 23.385 penumpang tiba di Jakarta pada H+5 Lebaran (6 April 2025). Jumlah ini meningkat 29,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, jika dibandingkan dengan periode normal (14–20 Februari 2025), lonjakan penumpang tiba mencapai 486,05 persen, sedangkan penumpang berangkat naik 18,64 persen.

Syafrin Imbau Penumpang Arus Balik Jangan Turun di Pinggir Jalan

“Secara keseluruhan, selama pelaksanaan angkutan Lebaran 2025 dari 24 Maret hingga 6 April, jumlah penumpang yang berangkat dari tujuh terminal di Jakarta naik 44,56 persen. sementara penumpang yang tiba meningkat hampir dua kali lipat, yakni 99,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar Syafrin, Selasa (8/4).

Meski sempat turun 0,40 persen pada puncak arus mudik 28 Maret dibandingkan tahun 2024, secara total volume pergerakan penumpang menunjukkan tren kenaikan signifikan.

“Hal ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat pada musim mudik tahun ini,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1159 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1143 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye905 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye888 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye831 personBudhi Firmansyah Surapati