You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Pendatang Baru di Jaksel Diminta Miliki Keahlian
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Wali Kota Jaksel Ingatkan Pendatang Baru Tertib Adminduk Bisa Ikuti Pelatihan Kerja

Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin mengingatkan agar para pendatang baru bisa tertib administrasi kependudukan (Adminduk).

"Prosesnya mudah dan gratis"

Munjirin mengatakan, para pendatang baru yang tertib Adminduk maka akan terdata dengan baik dan bisa memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan kerja.

"Untuk pelaksanaan tertib Adminduk pendatang baru ini sudah saya koordinasikan bersama lurah, camat, dan Sudin Dukcapil. Bagi pendatang baru yang belum melaporkan diri saya minta segera melapor, melaksanakan SOP karena prosesnya mudah dan gratis," ujarnya, Selasa (15/4). 

Pendatang Baru di Jaktim Difasilitasi Tertib Adminduk

Munjirin menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait akan akan memberikan pelatihan keterampilan agar pendatang baru bisa terserap dunia kerja atau bisa berwirausaha.

"Saya sudah instruksikan Sudin Nakertransgi Jakarta Selatan membuka pelatihan dan mengaktifkan secara rutin pelatihan melalui Mobile Training Unit (MTU). Ada sembilan MTU, jadi nantinya itu harus dimanfaatkan dengan maksimal," terangnya.

Menurutnya, OPD yang mengampu Jakpreneur juga sudah diminta untuk menggencarkan pelatihan-pelatihan, termasuk bagi pendatang baru yang sudah tertib Adminduk.

"Job Fair juga terus digencarkan dengan berkolaborasi bersama pihak-pihak terkait," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Selatan, Muhammad Nurrahman menambahkan, ratusan pendatang baru atau pindah daerah sudah melakukan verifikasi data di Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan. 

"Saat ini tercatat sudah 148 pendatang baru yang melapor. Rinciannya, 78 orang laki-laki dan 70 perempuan," bebernya.

Menurutnya, terkait asumsi penghasilan dari jenis pekerjaan yakni, 63,51 persen berpenghasilan rendah dan 36,49 tidak rendah. Kemudian, 31 orang berusia anak-anak, 119 orang dewasa, dan empat orang lanjut usia. 

"Untuk memudahkan atau memfasilitasi pendatang baru agar tertib Adminduk, kita juga lakukan jemput bola layanan di seluruh wilayah kecamatan di Jakarta Selatan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye39497 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye3422 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1704 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1552 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1316 personDessy Suciati