You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puluhan Balita di Rusun Petamburan Diimunisasi
photo Folmer - Beritajakarta.id

75 Balita di Rusun Petamburan Diimunisasi

Sebanyak 76 Balita di Rusun Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (29/4), ikut kegiatan imunisasi yang diadakan jajaran Puskesmas kelurahan setempat.

"Imunisasi yang diberikan yaitu BCG, Polio, DPT, Campak, Rota Virus dan PCV," 

Kepala Puskesmas Kelurahan Petamburan, Wisnu Prabowo mengatakan, imunisasi Balita ini merupakan bagian dari kegiatan Pekan Imunisasi Dunia.

"Imunisasi yang diberikan yaitu BCG, Polio, DPT, Campak, Rota Virus dan PCV," ujar Wisnu.

456 Siswi SMP di Johar Baru Diimunisasi HPV

Ia mengungkapkan, pihaknya juga memberikan pendampingan kepada orang tua apabila panas badan Balitanya mengalami peningkatan efek dari imunisasi.

“Jika suhu tubuh Balita hangat segera dikompres dan apabila mencapai 37.5 derajat celcius segera berikan obat penurun panas,” terangnya.  

Lurah Petamburan, Rian Hermanu berharap, pemberian imunisasi lengkap kepada Balita bisa menciptakan generasi sehat menuju Indonesia Emas.

"Selain imunisasi, Balita juga diberikan makanan tambahan bergizi seperti sop bola - bola ayam dan pisang,” tuturnya.

Sementara, Wahyu (28), salah seorang warga Rusun Petamburan mengaku, senang dengan adanya layanan jemput bola ini karena tak perlu repot membawa bayinya ke Puskesmas untuk imunisasi.  

“Kebetulan sekarang, saatnya anak saya dapat imunisasi campak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1162 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1143 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye906 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye896 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye831 personBudhi Firmansyah Surapati