You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ahok: Warga Pilih Sendiri Lokasi Relokasi
photo Bayu Suseno - Beritajakarta.id

Basuki: Warga yang Minta Pindah ke Jatinegara Barat

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, warga Kampung Pulo sendiri yang memilih lokasi pembangunan rumah susun (rusun) di Jalan Jatinegara Barat, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. Lokasi ini dinilai berdekatan dengan Kampung Pulo, karena berkaitan dengan kehidupan mereka sehari-hari.

Orang Kampung Pulo yang minta

"Kenapa kami bangun rusun di Jatinegara membongkar satu gedung Sudin PU, siapa yang minta ke sana. Orang Kampung Pulo yang minta," kata Basuki di Balai Kota, Senin (24/8).

Basuki mengaku, pembangunan rusun tersebut merupakan kesepakatan antar warga dengan Pemprov DKI agar warga mau direlokasi. Kesepakatan itu terjadi pada masa Joko Widodo masih menjabat sebagai Gubernur DKI. Dirinya pun sepakat untuk membongkar gedung Suku Dinas Pekerjaan Umum Jakarta Timur untuk pembangunan rusun.

Penertiban Kampung Pulo Rampung

Di sisi lain, menurut Basuki, sebagian warga di Kampung Pulo juga telah melakukan reklamasi sungai secara ilegal. Jika dilihat peta awal, lebar sungai mencapai 20-50 meter. Sementara lebar sungai saat ini hanya tersisa tiga meter saja.

"Dulu sungai itu 20-50 meter, lalu bagaimana kamu mengaku warga asli Kampung Pulo kalau sekarang kamu membuat Ciliwung tinggal tiga meter," jelas Basuki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6157 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1400 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1278 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1273 personAnita Karyati