You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pramono Ceritakan Pengalamannya di New York, Tangani Disabilitas dan Transportasi
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Pramono Sampaikan Penanganan Transportasi dan Ruang Bagi Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke New York, Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Ia mengaku mendapatkan undangan dari PBB karena Jakarta dinilai telah menyediakan ruang yang layak bagi disabilitas.

"memberikan ruang yang cukup baik bagi disabilitas,"

"Kita dianggap sebagai negara yang memberikan ruang yang cukup baik bagi disabilitas," ujar Pramono pada acara Wartalks di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (22/7).

Pramono pun mengaku terkejut dengan adanya pertanyaan mengenai penanganan transportasi dan masalah disabilitas di Jakarta dalam forum tersebut. Ketertarikan ini muncul setelah mereka melihat unggahan Pramono di media sosial mengenai interaksinya dengan penyandang disabilitas.

Diskominfotik DKI Luncurkan Program HerTech Dorong Perempuan Kuasai AI

Menurutnya, dalam unggahannya tersebut menunjukkan adanya optimisme publik bahwa fasilitas bagi disabilitas di Jakarta saat ini sudah cukup memadai. Pramono menekankan, pemerintah harus bisa memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakatnya.

Pertanyaan mengenai persoalan disabilitas, transportasi, serta pemenuhan hak perempuan ini juga disampaikan oleh sejumlah wali kota seperti New York dan Buenos Aires dalam pertemuan bilateral.

"Alhamdulillah rasanya di Jakarta hal itu sudah dilakukan," kata dia.

Menurut Pramono, permasalahan di New York tidak lebih ringan daripada di Jakarta. Dengan luas wilayah yang tidak jauh berbeda, jumlah penduduk Jakarta lebih banyak.

Meskipun begitu, Jakarta saat ini berhasil keluar dari daftar 20 kota termacet di dunia berdasarkan survei TomTom. Bahkan Jakarta saat ini berada di peringkat 90. Pencapaian ini membuat Wali Kota New York justru bertanya kepada Pramono mengenai rahasia perubahan Jakarta.

"Persoalan kota metropolitan baik Jakarta maupun New York kurang lebih sebenarnya sama. Tetapi bagaimana kita memilih kebijakan itu agar bisa memberikan dampak manfaat bagi publik itu yang menjadi hal yang utama," jelas Pramono.

Ia mengatakan, penanganan masalah kemacetan ini tak terlepas dari upaya perbaikan dan integrasi transportasi seperti MRT, LRT, Transjakarta, dan juga KRL.

"Mudah-mudahan ini menjadi penopang utama untuk mengatasi persoalan kemacetan di Jakarta. Jadi sekali lagi, komitmen Pemerintah Jakarta tetap akan diteruskan, dilanjutkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6466 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3892 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3218 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye3038 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1666 personFolmer