You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rekrutmen PJLP UPST Bantargebang Dipastikan Transparan dan Prioritaskan Warga Lokal
photo Doc - Beritajakarta.id

Rekrutmen PJLP UPST Bantargebang Dipastikan Transparan

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memastikan proses rekrutmen Pegawai Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) untuk Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) di TPST Bantargebang berlangsung secara transparan.

"penerima manfaat benar-benar berasal dari lingkungan sekitar,"

Hal ini ditegaskan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyusul aksi ratusan warga yang mendatangi kantor Refuse-Derived Fuel (RDF) beberapa waktu lalu.

Kepala Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yogi Ikhwan mengatakan, pihaknya telah membuka pendaftaran dan akan memprioritaskan pelamar dari wilayah sekitar Bantargebang selama memenuhi kriteria dan keahlian yang ditentukan.

Pemprov DKI-Bekasi Bahas Kerja Sama Pasokan Air hingga Pengelolaan Sampah

Yogi menyampaikan, proses rekrutmen PJLP di UPST Bantargebang saat ini bukan merupakan rekrutmen terbuka (open recruitment), melainkan hanya untuk mengisi slot yang kosong.

“Total kebutuhan yang direkrut hanya sebanyak 37 orang, sesuai dengan posisi yang ditinggalkan atau tidak terisi. Posisi yang dibutuhkan antara lain satpam, pengawas, petugas pengolahan sampah, dan operator alat berat,” ujar Yogi, Kamis (24/7).

Yogi juga mengungkapkan, dalam upaya menjaga akuntabilitas, hasil mediasi antara perwakilan warga dan pihak Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyepakati dua poin penting. Pertama, seluruh penerimaan PJLP akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan mengutamakan warga sekitar TPST Bantargebang. Kedua, dibentuk sebuah Forum Warga yang terdiri dari perwakilan tiap kelurahan, pihak kelurahan, serta UPST.

“Forum ini akan bertugas memverifikasi domisili para calon PJLP yang telah lolos seleksi administrasi guna memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari lingkungan sekitar,” ucapnya.

Ditambahkan Yogi, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menegaskan bahwa proses seleksi akan tetap mengutamakan profesionalisme dan kelayakan kompetensi.

“Transparansi dan keadilan menjadi prinsip utama agar masyarakat memiliki kepercayaan terhadap sistem rekrutmen ini,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye39507 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye3426 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1705 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1553 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1317 personDessy Suciati