You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
31 Kiloram Sayuran Berhasil Dipanen di Urban Farming Kelurahan Cibubur
photo Nurito - Beritajakarta.id

31 Kilogram Sayuran Berhasil Dipanen di Kantor Kelurahan Cibubur

Sebanyak 31 kilogram sayuran berhasil dipanen di lahan urban farming halaman Kantor Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.


Pelaksana Tugas (Plt) Ketua TP PKK Kelurahan Cibubur, Ida Wahyuni merinci, sayuran yang berhasil dipanen terdiri dari Pakcoy Hidroponik sebanyak 19 kilogram, Kangkung 12 kilogram, dan dua Kembang Kol.

"Hasil panen dijual dan ada yang dibagikan ke petugas PPSU. Untuk hasil penjualan digunakan lagi untuk biaya operasional urban farming seperti membeli pupuk, bibit tanaman, dan sebagainya," ujarnya, Rabu (30/7).

Lahan Tidur di Cilangkap Dimanfaatkan untuk Urban Farming

Sementara itu, Ketua Pokja 3 TP PKK Kelurahan Cibubur, Tina Sutinah menambahkan, pelaksanaan panen melibatkan kader PKK, staf kelurahan, dan petugas PPSU.

"Usai panen ini kami akan melakukan penanaman kembali dengan jenis sayuran berbeda agar lebih variatif," terangnya.

Menurutnya, urban farming sebagai upaya menjaga ketahanan pangan dan pemenuhan gizi ini sangat penting dan mudah dilakukan karena juga bisa memanfaatkan lahan-lahan sempit.

"Kami ingin warga yang datang ke Kantor Kelurahan bisa melihat dan mencontoh penerapan urban farming untuk diaplikasikan di lingkungan atau rumahnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye24084 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1840 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1179 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1123 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye912 personFakhrizal Fakhri