You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
154 Peserta Meriahkan Festival Seni Bagi Penyandang Disabilitas tahun 2025
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Pemprov Beri Ruang Penyandang Disabilitas Berekspresi dan Berkontribusi

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno membuka secara resmi Festival Seni bagi Penyandang Disabilitas di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (5/8).

"Kota global yang inklusif dibangun tanpa meninggalkan siapa pun di belakang,"

Kegiatan yang melibatkan 154 peserta dengan tema 'Semangat Berkarya Seni dalam Menyongsong 500 Tahun Kota Jakarta', direncanakan berlangsung hingga Rabu (6/8) besok.

"Pemprov DKI Jakarta menyajikan ruang dan kesempatan yang setara kepada seluruh warganya. Termasuk penyandang disabilitas untuk berkarya berekspresi sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan kota tercinta kita," katanya.

Ratusan Alat Bantu Penyandang Disabilitas Siap Didistribusikan di Jakbar

Dilanjutkan Rano, akselerasi pembangunan kota tidak hanya bertumpu pada sektor infrastruktur, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia yang berdayasaing, berpandangan luas dan mendepankan semangat kolaborasi. Menurutnya, festival ini merupakan wujud nyata dari pengembangan SDM.

Karena itu, Rano menekankan pentingnya melibatkan warga, termasuk penyandang kebutuhan khusus, dalam pembangunan kota agar tumbuh rasa kepemilikan bersama.

Berkesenian, tambah Rano, menjadi salah satu ruang bagi setiap individu untuk menunjukkan kreativitas dan bakat seninya.

"Seni jadi medium mengekspresikan keberagaman dan sekaligus menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk menyalurkan semangat, imajinasi, dan potensi melalui berbagai karya seni," tukas Rano.

Ditegaskan Rano, Pemprov terus berupaya memperluas akses dan ruang ekspresi bagi penyandang disabilitas. Tidak hanya di bidang seni, tapi juga pada bidang pendidikan, pekerjaan, transportasi, dan layanan publik.

"Sejatinya, kota global yang inklusif dibangun tanpa meninggalkan siapa pun di belakang. No one left behind," tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Miftahulloh Tammary menjelaskan, festival seni ini melombakan tiga kategori yakni Lomba Tari Kreasi Daerah (berkelompok) diikuti 110 peserta, Lomba Menggambar diikuti 25 peserta dan Lomba Solo Vokal diikuti 19 peserta.

"Para peserta merupakan binaan Dinas Pendidikan, Dinas sosial dan juga komunitas penyandang disabilitas yang ada di Jakarta,"ungkpanya.

Bagi para pemenang, pihaknya menyediakan sejumlah uang tunai senilai Rp12.500.000 untuk lima grup terbaik Tari Kreasi Daerah Rp.3.600.000 untuk lima peserta terbaik dan Lomba Solo Vokal Rp.3.600.000 untuk lima peserta terbaik.

"Selain kegiatan lomba, kami juga menggelar pameran hasil karya seni dan kriya difabel serta bazar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1336 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1178 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye970 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye943 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye770 personFakhrizal Fakhri
close