You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bina Tertib Praja di Jakbar Jangkau Ratusan Pelanggar Perda
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

102 Pelanggaran Perda Tibum di Jakbar Ditindak

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat berhasil menindak sebanyak 102 pelanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum dalam Operasi Bina Tertib Praja. 

"Mengedepankan pendekatan humanis dan terukur"

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat, Agus Irwanto mengatakan, para pelanggar tersebut di antaranya, dua pemilik bengkel motor, satu kios pembuatan stainless steel, 58 kendaraan roda dua, dua kendaraan roda empat, 31 Pedagang Kecil Mandiri (PKM).

"Dalam operasi Bina Tertib Praja kemarin ditemukan pula beberapa oknum yang dengan sengaja merusak rambu-rambu lalu lintas untuk membuka ruang operasional ilegal di jalan," ujarnya, Jumat (8/8).

Satpol PP Jakut Adakan Operasi Bina Tertib Praja

Agus menjelaskan, Bina Tertib Praja difokuskan pada penertiban PKL di trotoar, juru parkir liar, parkir liar, dan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang kerap mengganggu ketertiban umum.

"Total ada 250 petugas gabungan yang kita libatkan dari pagi hingga sore hari kemarin. Mereka terdiri dari unsur Satpol PP, Sudin Sosial, Sudin Perhubungan Jakarta Barat, serta personel TNI dan Polri," terangnya.

Agus menegaskan pentingnya menjaga ketertiban fasilitas umum seperti trotoar, rambu lalu lintas, dan ruang jalan agar berfungsi sesuai peruntukannya.

"Hal ini juga merupakan arahan dari Bapak Gubernur DKI Jakarta guna memastikan efektivitas ruang publik," ungkapnya.

Agus menjelaskan, walaupun Bina Tertib Praja sekala besar dilakukan beberapa kali saja, namun ia meminta kepada personel Satpol PP di kelurahan dan kecamatan untuk lebih aktif melihat situasi dan kondisi di lapangan serta mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran yang terjadi.

"Untuk menjaga kondusivitas wilayah, seluruh jajaran saya instruksikan untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis dan terukur, tanpa bersikap arogan. Catat dan data setiap pelanggar, didokumentasikan untuk selanjutnya diserahkan kepada unsur terkait," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6103 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2537 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2186 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1776 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1722 personNurito