You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
UPK PBB Setu Babakan Adakan Lomba Permainan Tradisional
.
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

41 Sekolah Ikuti Lomba Permainan Tradisional di PBB Setu Babakan

Pelajar dari 41 sekolah mengikuti lomba Permainan Tradisional Tahun 2025 yang diadakan Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Menyambut HUT ke-80 RI"

Kepala Satuan Pelaksana Edukasi dan Informasi UPK PBB Setu Babakan, Farah Aini Astuti mengatakan, lomba ini bertujuan melatih sportivitas, mengajarkan membuat strategi, dan melatih ketangkasan dalam bermain permainan tradisional.

"Jadi nantinya juga fisik dan ketangkasan mereka dalam lomba ini akan menjadi kunci untuk memenangkan lomba permainan tradisional yang diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT ke-80 RI," ujarnya, Rabu (13/8). 

Pemilik Sanggar Betawi Senang Bisa Tampil di PBB Setu Babakan

Farah menjelaskan, dalam lomba yang berlangsung mulai 12-13 Agustus 2025 ini setidaknya ada 29 sekolah tingkat SMP dan 12 sekolah tingkat SMA maupun sederajat yang mengikuti kompetisi ini.

Menurutnya, lomba permainan tradisional yang dilombakan yakni, Egrang, Damdas, Terompah Panjang, Tok Kadal, dan Gasing. 

"Kita ajak para peserta yang terlibat untuk wajib memahami cara dan aturan bermain permainan tradisional ini. Sebab, selama ini mereka masih banyak yang belum tahu," ucapnya. 

Farah berharap, lomba yang juga bertujuan untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya Betawi kepada masyarakat luas, khususnya para anak-anak remaja ini juga dapat menghindari mereka dari kenakalan remaja ataupun ketergantungan menggunakan gadget. 

"Nantinya para pemenang lomba akan diumumkan pada malam puncak Gebyar Seni Budaya Setu Babakan pada 16 Agustus mendatang," terangnya.

Sementara itu, salah seorang peserta lomba, Rizky Ramadan mengaku sangat senang bisa mengikuti perlombaan permainan tradisional ini.

Ia menambahkan, dalam mengikuti permainan ini diperlukan ketelitian dan pemahaman terkait lomba itu sendiri. 

"Mulai kategori kelompok sampai perorangan itu sangat seru. Terlebih, sebelumnya kita jarang tahu permainan ini, jadi itu yang membuat seru itu ketika kita harus benar-benar mempelajarinya sebelum bertanding," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1316 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1156 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye960 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye927 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye757 personFakhrizal Fakhri
close