You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BPBD Peringatkan Potensi Tanah Longsor di Jakarta Selatan dan Timur pada Agustus 2025
photo Doc - Beritajakarta.id

Masyarakat Diminta Waspada Potensi Tanah Longsor

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi tanah longsor di beberapa wilayah, terutama di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

"jika curah hujan berada di atas normal,"

Peringatan ini disampaikan berdasarkan hasil analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang memadukan peta kerentanan gerakan tanah dengan prakiraan curah hujan bulanan dari BMKG.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, sejumlah wilayah di DKI Jakarta berada pada kategori zona menengah-tinggi kerentanan gerakan tanah. Di wilayah Jakarta Selatan meliputi Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan. Sedangkan di Jakarta Timur mencakup Kecamatan Cipayung, Kramat Jati, dan Pasar Rebo.

BPBD Ingatkan Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem

“Pada zona menengah, gerakan tanah bisa terjadi jika curah hujan berada di atas normal, terutama di daerah berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan, atau lereng yang terganggu,” ujar Isnawa, Kamis (14/8).

Ia menambahkan, pada zona tinggi, potensi tersebut semakin besar karena gerakan tanah lama dapat kembali aktif. BPBD mengimbau lurah, camat, dan masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras melanda.

“Kami minta semua pihak mengantisipasi dengan melakukan pemantauan, menghindari aktivitas berisiko di lereng curam, terutama yang berdekatan dengan aliran sungai maupun terdapat tebing atau gawir, dan segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah,” jelasnya.

Isnawa menambahkan, antisipasi lainnya yang dapat dilakukan yakni dengan membuat bronjong dan turap mandiri, apabila tanah dalam keadaan miring atau berpotensi bergerak atau bergeser.

“BPBD DKI Jakarta juga mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman pohon di lokasi rawan dan sudah minim vegetasi untuk mencegah potensi bahaya tanah longsor serta meninimalisasi dampak yang lebih serius jika terjadi hujan lebat,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2089 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1071 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye977 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye964 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye959 personFakhrizal Fakhri