You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Jajaran Dinas Dukcapil Komitmen Gelorakan Budaya Antikorupsi
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Jajaran Dinas Dukcapil Komitmen Gelorakan Budaya Antikorupsi

Jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, berkomitmen menggelorakan budaya antikorupsi saat menunaikan pelayanan kepada warga.

"Ini merupakan wujud komitmen Pemprov DKI Jakarta melaksanakan pendidikan antikorupsi,"

Komitmen ini diwujudkan dengan penandatanganan bersama program pencegahan dan pemberantasan korupsi di lingkungan Dinas Dukcapil DKI Jakarta, di sela acara Kampanye Antikorupsi yang diadakan Inspektorat DKI Jakarta, Kamis (21/8).  

Inspektur DKI Jakarta, Dhany Sukma mengatakan, pihaknya mensosialisasikan program pencegahan dan pemberantasan korupsi di lingkungan Dinas Dukcapil, karena mereka memiliki peran strategis dalam penyusunan database kependudukan secara nasional. Sehingga rentan terjadi praktik korupsi dan gratfikasi.  

250 TPPK Jaksel Disosialisasikan Pencegahan Tindakan Kekerasan dan Pelecehan

Ia menjelaskan, potensi tindakan koruptif di Disdukcapil DKI Jakarta dapat dicegah melalui penguatan pemahaman terhadap nilai-nilai budaya anti korupsi khususnya seputar pencegahan gratifikasi dan konflik kepentingan dalam pelayanan publik.

"Ini merupakan wujud komitmen Pemprov DKI Jakarta melaksanakan pendidikan antikorupsi, khususnya terkait gratifikasi dan konflik kepentigan, serta upaya bersama menggaungkan semangat antikorupsi kepada petugas di Disdukcapil DKI yang berhadapan langsung dengan masyarakat saat pengurusan data adminduk," ucapnya.

Menurut Dhany, sosialisasi dan kampanye yang digelar hari ini merupakan salah satu langkah strategis untuk membangun dan membangkitkan kembali budaya antikorupsi di tengah masyarakat.

"Korupsi tidak selalu hadir dalam bentuk besar. Praktik koruptif bisa berupa gratifikasi kepada pejabat, bahkan operator yang berhadapan langsung saat memberikan layanan publik data kependudukan dan catatan sipil, pungutan liar yang dibungkus sebagai 'kontribusi', hingga konflik kepentingan," jelasnya.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto mengungkapkan, pihaknya memiliki service point dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota hingga dinas serta didukung sistem adminduk dan catatan sipil secara handal.

Namun, diakui Denny Wahyu, masih diperlukan tatap muka antara masyarakat yang membutuhkan layanan dengan petugas Dukcapil DKI Jakarta.

"Melalui kegiatan ini, kami memupuk komitmen menggelorakan semua layanan Dinas Dukcapil DKI gratis, dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.

Sementara Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri RI, Teguh Setyabudi, mengapresiasi Inspektorat DKI Jakarta yang telah menggelar sosialisasi dan kampanye antikorupsi yang diikuti 300 petugas pelayanan di lingkungan Dinas Dukcapil.

Dia menegaskan, layanan adminduk dilaksanakan secara cermat, cepat, tepat dan kreatif. Namun, tidak boleh ada penyalahgunaan kewenangan oleh pihak tertentu melakukan gratifikasi dan suap.

"Kami menekankan kepada aparatur di lingkungan Dinas Dukcapil se DKI Jakarta melaksanakan pelayanan secara baik tanpa pungutan alias gratis," tandasnya.

 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1505 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1266 personFakhrizal Fakhri
  3. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1155 personFakhrizal Fakhri
  4. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1150 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

    access_time24-09-2026 remove_red_eye980 personFolmer