You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perguruan Silat Beksi Kong Noer
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Perguruan Silat Beksi Kong Noer Tampil di Malioboro Festival VIII

Perguruan Silat Tradisional Beksi Muhammad Noer (Kong Noer) dari Jakarta Selatan ikut tampil dalam perhelatan Pencak Malioboro Festival VIII. Keikutsertaan ini menjadi misi kebudayaan untuk mengenalkan kembali Beksi sebagai warisan budaya dari Betawi.

"Menampilkan kekhasan aliran dan perguruan"

Ketua Perguruan Silat Tradisional Beksi Muhammad Noer, Herdi Noverdi mengatakan, festival tahunan tersebut selalu menjadi magnet, bukan hanya bagi ratusan perguruan pencak silat dari berbagai penjuru nusantara, tetapi juga bagi wisatawan domestik dan  mancanegara.

"Beksi itu identitas kami. Jurusnya sederhana, tapi punya pukulan dan tangkisan yang kuat. Kami ingin menunjukkannya langsung di hadapan masyarakat luas," ujarnya, Selasa (16/9). 

1.572 Atlet Berlaga di Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Jakut Cup 4

Herdi menjelaskan, dalam event tersebut Beksi Kong Noer membawa 18 pesilat tangguh yang tampil memukau dalam waktu enam jam dan disaksikan sekitar 80 perguruan serta komunitas pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia serta mancanegara.

"Panggung utama ini menjadi ajang unjuk kebolehan para pesilat dalam menampilkan kekhasan aliran dan perguruan masing-masing," terangnya.

Herdi menambahkan, keikutsertaan dalam festival ini bukan sekadar unjuk kebolehan, tetapi ada misi kebudayaan yang diusung.

"Kami ingin anak-anak muda melihat Beksi bukan hanya sebagai bela diri, tapi juga sebagai jembatan budaya," ungkapnya.

Menurutnya, keikutsertaan silat Beksi Kong Noer dilakukan untuk memajukan dan mengenalkan tradisi Betawi di kancah nasional dan internasional.

"Semangatnya adalah kami bisa hadir di Yogyakarta, ikut meramaikan acara di Malioboro untuk membawa nama baik Betawi dan Jakarta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

    access_time31-07-2026 remove_red_eye3362 personNurito
  2. Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1653 personAnita Karyati
  3. Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1454 personDessy Suciati
  4. DKI dan Lima Kota Aglomerasi Sepakat Kerja Sama Jabodetabek Connected

    access_time30-07-2026 remove_red_eye1051 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Kelurahan Kebon Kosong Sosialisasi Larangan Berdagang di Trotoar

    access_time30-07-2026 remove_red_eye953 personFolmer