You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Diminta Dukung Normalisasi Ciliwung
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Warga Diminta Dukung Normalisasi Ciliwung

Gubernur DKI Jakarta, Bassuki Tjahaja Purmama meminta warga kooperatif mendukung program pemerintah menormalisasi Sungai Ciliwung. Terlebih, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan rumah susun (rusun) sebagai tempat relokasi warga yang terkena dampak normalisasi.

Itu yang saya bilang. Orang-orang itu harus kooperatif sama kita

"Itu yang saya bilang. Orang-orang itu harus kooperatif sama kita," ujar Basuki di Balai Kota, Kamis (27/8).

Setelah Kampung Pulo, Pemprov DKI Jakarta juga berencana merelokasi warga Bukit Duri, Jakarta Selatan yang terkena normalisasi Sungai Ciliwung. Ratusan unit rusun pun telah disiapkan untuk warga.

Polisi Minta Ikut Sosialisasi Relokasi Warga Bukit Duri

"Ini rusun ada ratusan, kamu kalau bikin rumah baru nih, pasti kan masih ada yang bocor, semen masih tertinggal. Makanya kita harus tinggal di dalam biar tahu," katanya.

Selama enam bulan, warga yang tinggal di rusun juga akan mendapatkan jaminan perawatan dari kontraktor.

"Sekarang ratusan unit gimana mau periksa? Makanya maksud saya, sebetulnya sebelum unit itu jadi lagi finishing yang terakhir mau dirapiin, harusnya yang sudah dapat kunci itu mau masuk," tuturnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6801 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6196 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1419 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1348 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1262 personAldi Geri Lumban Tobing