You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Normalisasi saluran di Jalan A Karang Anyar
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Normalisasi Saluran di Karang Anyar Rampung Oktober

Sebanyak 12 personel Satgas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat,  dikerahkan untuk menormalisasi saluran air di Jalan A Gang A4 RT04/RW 04, Karang Anyar, Sawah Besar.  

"Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 45 persen," 

Kasatpel SDA Kecamatan Sawah Besar, Yusuf Sumardani mengatakan, normalisasi saluran sepanjang 120 meter ini menindaklanjuti usulan warga yang disampaikan melalui tahapan rembuk RW hingga Musrenbang.

"Pekerjaan sudah dilakukan sejak Agustus lalu, dengan membongkar saluran dan memasang beton u-ditch berukuran lebar 40 dan tinggi 50 hingga 65 sentimeter," beber Yusuf, Senin (22/9).  

Tiga Rumah Warga Kelurahan Kartini Dibuatkan Tangki Septik

Menurut Yusuf, normalisasi saluran ini untuk mengatasi masalah genangan yang kerap terjadi di wilayah tersebut saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

"Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 45 persen dan kami targetkan rampung Oktober nanti," ungkapnya.

Sementara, Margono (46), warga RT 04tl/RW 04 Karang Anyar, mengapresiasi gerak cepat jajaran Sudin SDA Jakarta Pusat menindaklanjuti usulan warga dan berharap pekerjaan segera rampung.

"Kami berharap setelah diperbesar, saluran bisa menampung lebih banyak debit air. Sehingga tak lagi terjadi genangan saat hujan lebat," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2436 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1259 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1010 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1006 personFakhrizal Fakhri
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye827 personDessy Suciati