You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BBPOM di Jakarta bersama Ombudsman RI mengadakan pertemuan
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

BBPOM di Jakarta Bertekad Raih Predikat WBBM

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta, bertekad meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2025 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI.

"Ini bagian dari upaya kami menunjukkan komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik,"

Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengungkapkan, untuk mewujudkan tekad ini pihaknya telah berdiskusi dan meminta masukan  tentang penyelenggaraan layanan publik dengan Ombudsman RI.

"Ini bagian dari upaya kami menunjukkan komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik," katanya, dalam rilis yang diterima Redaksi Beritajakarta, Selasa (23/9).

BBPOM di Jakarta Sosialisasikan Layanan Pengujian

Dilanjutkan Sofi, upaya peningkatan pelayanan telah menjadi budaya internal sejak beberapa tahun belakangan ini. Bahkan Unit Pelayanan Publik (UPP) BBPOM di Jakarta telah menyandang predikat Pelayanan Prima sejak 2021.

Capaian itu diakui Sofi menjadi kebanggaan tersendiri. Namun demikian, Ia menyadari dalam dinamika masyarakat selalu ada celah untuk perbaikan.

"Karena itu, kami selalu terbuka untuk masukan guna terus meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29487 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2217 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1209 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1087 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye964 personFakhrizal Fakhri