Buka Peluang Peningkatan PAD, Pansus Perparkiran Diapresiasi
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin mengapresiasi kinerja Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran yang dinilai berhasil membuka peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir.
"memaksimalkan pendapatan parkir,"
“Pansus Perparkiran bisa menaikkan pendapatan parkir dua kali lipat, bahkan potensinya bisa sampai Rp1 triliun,” ujar Khoirudin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (30/9).
Menurutnya, potensi tersebut harus diimbangi dengan regulasi dan mekanisme yang tepat.
DPRD Perpanjang Masa Kerja Pansus“Saya apresiasi Pansus Perparkiran karena nantinya akan ada rekomendasi yang bisa kita tindaklanjuti bersama eksekutif dan legislatif untuk memaksimalkan pendapatan parkir,” katanya.
Khoirudin membandingkan Jakarta dengan kota lain seperti Surabaya. Padahal jumlah kendaraan di ibu kota jauh lebih banyak, namun pendapatan parkir justru lebih kecil.
“Ini menjadi pembanding sekaligus pelajaran agar kita membuat mekanisme baru untuk mengoptimalkan pendapatan dari sektor perparkiran,” jelasnya.
Ditambahkan Khoirudin, perhatian serius terhadap sektor parkir mulai menguat setelah adanya informasi mengenai potensi pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.
Untuk menambah PAD, DPRD bersama eksekutif membentuk Pansus Perparkiran dan Pansus Utilitas sebagai langkah menggali sumber penerimaan baru.
“Kita mencari solusi. Salah satunya dengan membentuk Pansus Perparkiran dan Pansus Utilitas untuk menaikkan PAD,” tandasnya.