You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Sejumlah petugas PPSU menata lahan urban farming di TK Negeri Kramat Jati 03
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Pasukan Oranye Bantu Tata Lahan Urban Farming di TK Negeri Kramat Jati 03

Sebanyak empat petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan untuk membantu penataan lahan di halaman TK Negeri Kramat Jati 03, Jalan Haji Ali, RT 11/04, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Lahan tersebut akan dijadikan area urban farming sekaligus sarana edukasi bagi peserta didik.

"Targetnya dalam waktu satu hingga dua pekan rampung"

Pasukan oranye ini terlihat sigap menata lahan kosong di sekolah tersebut. Selain menyiapkan lahan tanam, mereka juga membangun kolam gizi berukuran 200x150 sentimeter sebagai pelengkap urban farming.

Kepala TK Negeri Kramat Jati 03, Faizah, mengatakan  sengaja meminta bantuan Pasukan Oranye untuk menata lahan tidur di area sekolah agar dapat dimanfaatkan sebagai wahana belajar dan praktik bercocok tanam bagi 58 peserta didik di sekolahnya.

Pasar Tumbuh Kembali Diadakan di Kantor Wali Kota Jaktim

"Penataan lahan mulai dikerjakan hari Senin lalu dan targetnya dalam waktu satu hingga dua pekan rampung," ujarnya, Rabu (1/10).

Menurutnya, seluruh material dan bibit tanaman disiapkan oleh pihak sekolah, sedangkan tenaga kerja murni berasal dari petugas PPSU Kelurahan Tengah.

"Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pihak kelurahan serta petugas PPSU yang telah membantu penataan lahan," ungkapnya.

Faizah menjelaskan, rencananya lahan akan ditanami berbagai sayuran seperti Kangkung, Bayam, Pakcoy, serta tanaman obat keluarga  dan jenis tanaman lainnya. Penanaman akan melibatkan para murid TK seperti tahun sebelumnya

"Untuk hasil panen dikonsumsi bersama guru dan peserta didik di sini sebagai pemenuhan makanan bergizi," bebernya.

Sementara itu, salah seorang petugas PPSU Kelurahan Tengah, Samsidar menuturkan, mulai menata lahan sejak 29 September dan saat ini progresnya sudah mencapai 30 persen.

"Senang sekali kami bisa ikut berkontribusi agar di TK ini ada urban farming yang bisa menjadi sarana edukasi pentingnya menjaga ketahanan pangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye5728 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1271 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1162 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye917 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

    access_time11-08-2026 remove_red_eye800 personDessy Suciati