You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas memandu sejumlah siswa cara mengevakuasi korban menggunakan tandu
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Pelajar SMA Budi Mulia Utama Diedukasi Kebencanaan

Sebanyak 100 pelajar di SMA Budi Mulia Utama, Jalan Jaya I, RT 08/04, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur mengikuti kegiatan Tagana Masuk Sekolah (TMS).

"Pengurangan risiko bencana"

Dalam kegiatan ini, para pelajar mendapatkan edukasi mengenai penanggulangan bencana baik secara teori maupun praktik. Materi yang diberikan meliputi kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir, kebakaran, gempa bumi, dan bencana lainnya. Mereka juga diajak berlatih langsung cara mengevakuasi korban menggunakan tandu.

Ketua Tagana Kota Jakarta Timur, Kuswanto mengatakan, dalam kegiatan yang bertujuan agar para pelajar memiliki kesiapan menghadapi situasi darurat bencana dikerahkan sebanyak 10 personel Tagana.

Pemprov DKI Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir

"Kegiatan ini untuk memberikan informasi dan edukasi kepada pelajar tentang pengurangan risiko bencana. Sehingga, diharapkan para peserta didik paham cara menyelamatkan diri saat bencana terjadi," ujarnya, Kamis (2/10).

Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran para pelajar terhadap potensi bencana di lingkungan sekolah, mendorong peran aktif siswa dalam kesiapsiagaan bencana, serta menciptakan budaya aman di sekolah.

Dalam pelaksanaan kegiatan, imbuh Kuswanto, peserta dibagi dalam enam kelompok yang masing-masing membahas satu topik, antara lain jenis bencana atau isu kebencanaan, serta penyebab dan potensi bencana di sekolah.

Kemudian, dampak terhadap kegiatan belajar, langkah mitigasi yang bisa dilakukan di sekolah, peran murid maupun guru, serta ide aksi nyata di sekolah (poster, simulasi, kampanye, dan sebagainya).

"Kami membagi 10 kelompok untuk memetakan kategori bencana yang terdiri dari kebakaran, banjir, gempa bumi, angin kencang, wabah penyakit, krisis sampah dan pencemaran lingkungan, bahaya listrik dan instalasi berbahaya, bencana saat praktikum laboratorium, evakuasi dan tata laksana darurat, serta peran tim kesiapsiagaan sekolah," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang guru SMA Budi Mulia Utama, Zakki Fadhli Robbi menyampaikan apresiasi kepada jajaran Suku Dinas Sosial dan Tagana Jakarta Timur yang telah menggelar kegiatan TMS.

"Kegiatan ini sangat membuka wawasan para guru dan peserta didik tentang penanggulangan bencana," ungkapnya.

Ia menuturkan, bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, termasuk di sekolah. Untuk itu, pihaknya merasa sangat diuntungkan dengan diadakannya kegiatan ini.

"Kami jadi lebih paham yang harus dilakukan ketika terjadi bencana," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6872 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6359 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1452 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1432 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1349 personAldi Geri Lumban Tobing