You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rano Karno membuka kegiatan Expert Meeting Posyandu Ramah Kesehatan Jiwa di Indonesia
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

DKI Komitmen Bangun Sistem Layanan Kesehatan Adaptif, Cerdas dan Inklusif

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen membangun sistem pelayanan kesehatan yang semakin adaptif, cerdas, dan inklusif.

"Mari kita jadikan posyandu sebagai ruang yang ramah anak,"

Disebutkan Rano, salah satu langkah nyata yang telah dilakukan Pemprov DKI adalah menghadirkan smart posyandu, yakni inovasi berbasis teknologi yang mempercepat pelayanan, meningkatkan akurasi data, serta memperkuat perangkat dalam edukasi dan pendampingan masyarakat.

"Posyandu di Jakarta saat ini sudah memiliki infrastruktur yang dipersiapkan meningkatkan derajat kesehatan keluarga, khususnya ibu dan anak," ucap Rano saat menjadi keynote speaker dan membuka kegiatan Expert Meeting Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Ramah Kesehatan Jiwa di Indonesia, Senin (6/10).

Rano Gratiskan 2.000 Paket Sembako di Bazar Hemat PAM Jaya

Kegiatan yang diselenggarakan Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa (Keswa) ini diadakan di Restoran Beautika Panglima Polim, Jakarta Selatan dengan menghadirkan narasumber dari akademisi, praktisi, birokrasi yang diwakili Dinas Kesehatan DKI Jakarta, anggota DPRD DKI Jakarta dan DPR RI.

Rano menambahkan, kesehatan tidak hanya soal fisik, tapi juga kesehatan jiwa. Karena itu, ucap Rano, ibu yang sehat tidak akan berarti tanpa jiwa yang kuat dan bahagia.

"Jakarta terus berupaya memperluas pelayanan kesehatan mental," ucap Rano.

Mengenai layanan kesehatan jiwa, Rano mengungkapkan, DKI telah menyediakan psikolog di puskesmas, konsultasi daring, hingga penguatan peran posyandu, dan kader kesehatan di tingkat masyarakat.

Ke depan, Rano mengaku perhatian juga mengenai kesehatan jiwa ibu, terutama selama masa kehamilan dan setelah melahirkan. Dikatakannya, seorang ibu yang bahagia akan melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.

"Karena itu, posyandu perlu menjadi ruang aman bagi ibu dan keluarga muda untuk mendapatkan pendampingan, edukasi, dan dukungan emosional," tukasnya.

Menurut Rano, sejak tahun lalu, pelayanan kesehatan jiwa di DKI Jakarta telah mulai diintegrasikan di posyandu bagi berbagai kelompok usia. Mulai dari usia anak, remaja, hingga Lansia.

Selama ini para kader, menurut Rano, tidak hanya melayani gizi dan imunisasi, tetapi juga memberikan edukasi, serta dukungan awal bagi warga yang membutuhkan bantuan psikologis.

Inovasi ini ditegaskannya, menunjukkan keseriusan Jakarta bukan hanya berupaya menurunkan angka stunting, tetapi juga membangun generasi yang sehat secara fisik, mental dan sosial.

"Sebab kesehatan jiwa adalah fondasi dari kehidupan, produktifitas dan kebahagiaan. Mari kita jadikan posyandu sebagai ruang yang ramah anak, ramah ibu, dan ramah kesehatan jiwa," tegasnya.

Inisiator Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa, Mario Ekowati menjelaskan, Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa terbentuk karena keprihatinan melihat kondisi kesehatan jiwa masyarakat Indonesia.

Sebelumnya, pada 2023 pihak pernah mengadakan expert meeting serupa untuk mendapatkan konsensus pakar tentang pentingnya kesehatan jiwa di dalam Posyandu.

"Untuk pertemuan kali ini tujuannya menemukan model implementasi Posyandu yang ramah kesehatan jiwa," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4870 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1119 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1012 personFolmer
  4. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye900 personAnita Karyati
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye864 personBudhi Firmansyah Surapati