You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Truk Sedot Tinja milik Paljaya
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Permintaan Layanan Meningkat, Paljaya Tambah Truk Sedot Tinja

Untuk mengimbangi tingginya permintaan layanan sedot tinja dari masyarakat, Perumda Paljaya akan menambah 10 unit truk sedot tinja baru pada tahun ini.

"Penyedotan lumpur tinja meningkat 100 persen,"

Direktur Utama Perumda Paljaya, Untung Suryadi mengatakan, saat ini pihaknya telah memiliki 17 unit armada truk sedot tinja. Dengan rencana penambahan ini maka total Paljaya akan memiliki 27 unit armada.

“Penyedotan lumpur tinja meningkat 100 persen dibandingkan tahun lalu. Artinya masyarakat makin sadar, mereka menyedot secara terjadwal. Kesadaran ini merupakan hasil dari gencarnya sosialisasi yang dilakukan di tingkat kecamatan dan kelurahan,” ujar Untung, Senin (6/10).

Paljaya Mantapkan Target Layanan Sanitasi Aman

Data Paljaya menunjukkan, volume penyedotan tercatat sekitar 2.500 meter kubik hingga Juni 2024. Sedangkan pada periode yang sama tahun 2025 meningkat menjadi 4.800 meter kubik.

Menurutnya, kenaikan hampir dua kali lipat itu mencerminkan keberhasilan program edukasi dan dorongan pemerintah daerah untuk memastikan sanitasi warga berjalan sesuai standar kesehatan.

“Karena antusiasme masyarakat meningkat, 17 truk yang ada sekarang tidak lagi cukup. Maka dari itu kami menambah 10 unit baru tahun ini,” katanya.

Untung menjelaskan, truk baru yang akan dioperasikan Paljaya memiliki kapasitas 4.000 liter dengan teknologi pompa vakum yang lebih higienis. Armada berwarna putih-biru ini dioperasikan oleh dua petugas bersertifikasi yang dibekali alat pelindung diri (APD) lengkap, serta mengikuti standar operasional prosedur (SOP) pelayanan pelanggan.

Ia menyampaikan, satu truk mampu melakukan delapan kali penyedotan dengan rata-rata dua rumah per layanan dalam sehari.

“Yang terpenting, lumpur tinja hasil sedotan dibawa ke tempat pengolahan resmi, sehingga masyarakat bisa tenang karena penanganannya sesuai ketentuan,” ungkapnya.

Untung menambahkan, proses kedatangan armada baru dilakukan bertahap mulai Oktober hingga November 2025, agar seluruh armada dapat beroperasi maksimal sebelum akhir tahun.

“Dengan langkah ini, Paljaya menegaskan komitmennya mendukung peningkatan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan di DKI Jakarta,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pengendara Diminta Tak Lintasi Jalan Kampung Kramat

    access_time25-02-2026 remove_red_eye41555 personNurito
  2. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3729 personNurito
  3. Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

    access_time23-02-2026 remove_red_eye2107 personTiyo Surya Sakti
  4. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye2077 personFolmer
  5. Korban Kecelakaan Transjakarta Dipastikan Mendapatkan Penanganan Medis Maksimal

    access_time23-02-2026 remove_red_eye888 personDessy Suciati