You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi E DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan ke SMAN MH Thamrin
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Komisi E Dorong Sekolah di Jakarta Contoh SMAN Unggulan MH Thamrin

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Muhammad Thamrin mendorong seluruh sekolah di Jakarta mencontoh SMAN Unggulan MH Thamrin sebagai salah satu sekolah yang berhasil menciptakan lingkungan belajar kondusif dan bebas perundungan.

"Ini sudah berhasil,"

Hal itu disampaikan Thamrin, usai bersama anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja dan menyaksikan langsung sistem pembelajaran di SMAN Unggulan MH Thamrin.

Ia mengapresiasi keberhasilan sekolah berasrama yang terletak di Jalan Bambu Wulung, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur ini dalam menerapkan kegiatan belajar mengajar bagi 263 siswa dengan baik.

Pemkot dan Baznas Bazis Jakpus Telah Tebus 480 Ijazah

“Saya senang akhirnya bisa membuat kunjungan ke sekolah yang banyak diminati, bukan hanya oleh warga Jakarta tapi juga dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Thamrin, Kamis (9/10).

Karenanya, ia mendorong agar sekolah-sekolah lain di Jakarta menjadikan SMAN Unggulan MH Thamrin sebagai lokasi studi banding, sehingga seluruh sekolah di ibu kota diharapkan dapat membangun iklim pembelajaran yang positif dan inklusif.

Thamrin memastikan SMAN Unggulan MH Thamrin telah menerapkan kurikulum pembelajaran yang sangat baik, termasuk dalam hal keberagaman sosial siswa.

Ia menilai, sekolah tersebut sukses menggabungkan peserta didik penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) dengan pelajar dari keluarga mampu tanpa menimbulkan kesenjangan.

“Kami tanyakan ke siswa, semua merasa nyaman. Tempat duduknya nyaman, mereka bergabung tanpa kesenjangan. Siswa penerima KJP juga merasa diterima. Ini sudah berhasil. Biasanya kan ada perundungan antara yang kaya dan miskin, tapi guru di sini bisa menjawab tantangan itu,” jelasnya.

Thamrin juga mengapresiasi konsep pembelajaran yang diterapkan sekolah tersebut, terutama dalam membangun karakter dan kebersamaan di lingkungan asrama.

“Ini yang terbaik, karena mengumpulkan banyak orang dengan latar belakang berbeda itu tidak mudah. Mereka punya metode dan konsep yang patut diacungi jempol,” ucapnya.

Lebih lanjut, Thamrin menyampaikan, Komisi E DPRD DKI sepakat untuk memperbanyak sekolah unggulan dengan sistem boarding di Jakarta dan siap memberikan dukungan anggaran.

“Kami sepakat, kenapa mesti satu kalau peminatnya banyak? Ini terkait anggaran dan perlu dikomunikasikan. Bisa enggak satu atau dua sekolah lagi? Kita cari celah, konsep, dan regulasinya. Kalau bisa banyak, kenapa cuma sedikit,” tegasnya.

Ia menilai, keberadaan sekolah unggulan seperti SMAN MH Thamrin telah terbukti melahirkan pelajar berprestasi hingga menembus perguruan tinggi luar negeri. Keberhasilan itu, kata Thamrin, diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan bagi siswa penerima KJP.

“Ini yang jadi contoh dan perlu ditambah anggarannya supaya mereka bisa lebih baik, dan kesejahteraan gurunya juga meningkat. Itu yang kita harapkan,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1336 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1178 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye970 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye943 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye770 personFakhrizal Fakhri
close