You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tebet Eco Park, Jakarta Selatan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pramono akan Tertibkan Pungutan Liar di Tebet Eco Park

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung akan menertibkan praktik pungutan liar yang dilakukan oleh kelompok tertentu di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan.

"Enggak boleh ada pungutan-pungutan, itu taman milik publik,"

Ditegaskan Pramono, taman kota, termasuk Tebet Eco Park adalah ruang publik yang bebas diakses oleh masyarakat.

"Enggak. Itu Tebet Eco Park bebas. Jadi enggak ada. Nanti kami tertibkan,” tegas Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/10).

Dispusip Kenalkan Arsip dan Kota Dagang Jakarta kepada Anak-anak

Ia memastikan tidak ada aturan atau pungutan biaya bagi masyarakat yang ingin berekspresi, termasuk beraktivitas fotografi di area taman tersebut. Pramono berjanji akan mengambil tindakan tegas dan menertibkan praktik pungutan liar tersebut.

Pramono menekankan, setiap bentuk pungutan liar di ruang publik tidak dapat dibenarkan.

"Ya pokoknya kita tertibkan, enggak boleh ada pungutan-pungutan, wong itu taman milik publik," ujarnya.

Sebelumnya, ramai diperbincangkan di media sosial terkait masyarakat yang ditegur oleh anggota komunitas fotografer saat mengambil foto di area taman Tebet Eco Park.

Disebutkan bahwa hanya fotografer berizin yang boleh mengambil foto di area taman serta diminta untuk bergabung komunitas dengan biaya Rp 500 ribu.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29530 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2238 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1211 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1142 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri