You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kepala Sudin Naker, Atok Baroni Hidayat mengatakan, hingga kini pihaknya telah melatih sebanyak 176
photo Doc - Beritajakarta.id

Pangkas Pengangguran, Program PPK Diluncurkan

Untuk memangkas angka pengangguran, Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmingrasi (Nakertrans) Jakarta Pusat menggulirkan program baru, yaitu Pelatihan Kelurahan Produktif (PPK). Program tersebut diharapkan menggali potensi warga untuk menghasilkan produk-produk kreatif.

Kita menerapkan pola bottom up, apapun produk khas yang peserta mau pelajari lalu kita fasilitasi instruktur untuk melatih mereka

Kepala Sudin Nakertrans, Atok Baroni Hidayat mengatakan, hingga kini pihaknya telah melatih sebanyak 176 warga yang mendaftar sebagai peserta dari delapan kelurahan terpilih. Jenis pelatihan yang diberikan bermacam-macam sesuai dengan usulan peserta.

"Kita menerapkan pola bottom up, apapun produk khas yang peserta mau pelajari lalu kita fasilitasi instruktur untuk melatih mereka,” kata Atok saat dihubungi, Rabu (16/4).

Kampung Rawa, Kelurahan Paling Rawan Sosial di Jakpus

Atok mencontohkan, di Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang, warga yang telah terdaftar sebagai peserta diberikan pelatihan merajut dan menyulam. Sementara di Kebon Sirih, Menteng, warga dibekali pelatihan memasak nasi goreng kambing dan kerajinan tangan.

"Yang menarik di Kelurahan Johar Baru, di sana peserta kita berikan pelatihan pembuatan kain perca dan lukisan pasir," terangnya.

Atok menuturkan, lukisan pasir merupakan produk kreatif yang saat ini sedang naik daun dan banyak peminatnya. Terlebih, karya seni lukisan unik tersebut sudah sangat langka di pasaran.

"Kami juga melatih sampai mereka mampu mengemas produk dengan cantik dan menarik," jelasnya.

Menurut Atok, program PPK ini nantinya juga melibatkan para pengusaha yang akan membantu pemasaran produk kreatif para peserta.

"Ke depan program ini kita harapkan sudah di-handle para pengusaha dengan menggunakan anggaran dari Corporate Sosial Responsibility (CSR)," ujarnya.

 

Wakil Walikota Jakarta Pusat, Rustam Effendi menambahkan, jumlah angka pengangguran di wilayah Jakarta Pusat memang masih menghawatirkan. Dari data yang ada, dari total penduduk 902.973 juta jiwa sebanyak 11,21 persen atau 54.782 orang berstatus pengangguran.

"Kalau pertumbuhan ekonomi di Jakarta Pusat sebesar 6,3 persen, maka akan tercipta tenaga kerja 78.337 orang," ujarnya.

Rustam mengungkapkan, untuk menciptakan angka pertumbuhan ekonomi sebesar itu, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Termasuk dari pihak swasta melalui program CSR perusahaannya.

”Kita perlu kerja keras dan harus mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Kita sudah menggalang dukungan dari para pengusaha swasta," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh 26 Agustus

    access_time24-08-2026 remove_red_eye2229 personDessy Suciati
  2. Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

    access_time20-08-2026 remove_red_eye1703 personFolmer
  3. Resmikan RS Toto Tentrem, Pramono Dorong Kerja Sama dengan RSUD Tarakan

    access_time24-08-2026 remove_red_eye1382 personDessy Suciati
  4. LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan 26 Agustus

    access_time22-08-2026 remove_red_eye1281 personDessy Suciati
  5. Asyik, Sekarang Ada Bioskop Mini di Rusun Pasar Rumput

    access_time24-08-2026 remove_red_eye993 personBudhi Firmansyah Surapati