You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ketua Komisi D, Yuke Yurike saat rapat badan anggaran di Gedung DPRD DKI Jakarta
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Komisi D Minta Pemanfaatan APBD 2026 untuk Kegiatan Produktif

Komisi D DPRD DKI Jakarta meminta seluruh perangkat daerah mitra kerjanya memastikan program pembangunan tahun 2026 berjalan efektif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

"fokus pada kegiatan yang produktif,"

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mengatakan, arah pembangunan harus selaras dengan target RPJMD 2025–2029, dengan memprioritaskan belanja wajib dan mengikat tanpa mengurangi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Belanja modal perlu dioptimalkan dan belanja operasional dijalankan secara efisien, dengan fokus pada kegiatan yang produktif dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Yuke, Jumat (31/10).

Komisi A Tekankan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pelayanan Publik

Ia menambahkan, efisiensi anggaran perlu dilakukan melalui integrasi program daerah dengan program nasional agar penggunaan APBD lebih efektif. Menurutnya, anggaran harus diarahkan pada kegiatan produktif yang memiliki dampak luas bagi warga Jakarta.

Dalam sektor infrastruktur, Komisi D mendorong Dinas Bina Marga mempercepat penyelesaian proyek jalan tembus, pembangunan Flyover Latumeten, serta penataan trotoar yang terintegrasi dengan jaringan transportasi umum.

Sementara itu, Dinas Sumber Daya Air (SDA) diminta tetap fokus pada penanganan banjir, melalui pembangunan dan pemeliharaan saluran air, pembuatan sodetan, serta percepatan pengadaan tanah di Kali Ciliwung dan area waduk penampung air.

Yuke juga meminta Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CKTRP) memperkuat fasilitasi PTSL dan penataan tanah, serta mendorong Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) melaksanakan pemerataan pembangunan rumah susun (rusun) di lima wilayah kota, dengan memperhatikan kualitas konstruksi dan pelayanan penghuni.

“Untuk mengatasi keterbatasan lahan makam, kami mendorong Dinas Pertamanan dan Hutan Kota memperluas RTH makam dan menambah mobil jenazah,” jelas Yuke.

Selain itu, Komisi D mendukung peningkatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta penguatan pengelolaan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (LH), termasuk optimalisasi TPST Bantargebang dan RDF Plant Rorotan agar pengelolaan sampah lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

“Dalam kondisi fiskal yang terbatas, kami berharap seluruh perangkat daerah tetap menjaga kualitas pelayanan publik dan memastikan setiap program memberikan manfaat nyata bagi warga Jakarta,” tandas Yuke.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6880 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6373 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1455 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1438 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1353 personAldi Geri Lumban Tobing