You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Warga Diminta Tidak Terlalu Sering Fogging Cegah DBD
photo Doc - Beritajakarta.id

Fogging Tak Boleh Sering Dilakukan

Pengasapan atau fogging tidak boleh terlalu sering dilakukan untuk memberantas nyamuk Aedes Aegypti penyebab demam berdarah dangue (DBD). Bukan hanya tidak baik untuk kesehatan warga, dikhawatirkan nyamuk akan beradaptasi dan bisa kebal terhadap asapnya.

Karena tidak baik buat kesehatan masyarakat, dan nyamuk juga jadi kebal nantinya

"Jangan terlalu sering fogging. Karena tidak baik buat kesehatan masyarakat, dan nyamuk juga jadi kebal nantinya," ujar Bambang Musyawardana, Wali Kota Jakarta Timur, saat menghadiri kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di RW 06 Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jumat (28/8).

Bambang menilai program menguras, menutup, dan mengubur (3M) adalah yang paling tepat untuk melakukan pencegahan. Bukan hanya itu, kegiatan 3M secara rutin juga akan membiasakan masyarakat untuk bisa hidup bersih dan sehat.

Kasus DBD di Jaktim Turun 50 Persen

"Yang paling penting masyarakat lebih mengutamakan 3M. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk lingkungan kita terbebas dari penyakit demam berdarah," ucapnya.

Bambang meminta kepada masyarakat untuk selalu waspada dengan adanya genangan air. karena terkadang tanpa disadari genangan air menjadi tempat favorit nyamuk Aedes Aegypti berkembangbiak. "Jadi masyarakat harus memantau setiap genangan air. Hindari dan terus pantau tempat-tempat yang biasa ada genangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6800 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5671 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3021 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2118 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1886 personAnita Karyati