You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gubernur Pramono Kukuhkan Prabu Jakarta 2025
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

129 Peserta Sekolah Lansia di Jaksel Diwisuda

Sebanyak 129 warga lanjut usia (Lansia) dari Sekolah Lansia Pasar Minggu dan Sekolah Lansia Fatmawati hari ini diwisuda di Ruang Dirgantara Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

"Meningkatkan kualitas hidupnya"

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Selatan, Tomy Fudihartono mengatakan, pada acara Wisuda Sekolah Lansia hari ini dapat dilihat bahwa semangat belajar merupakan salah satu kunci dan rahasia awet muda dan sehat. 

"Kami beri apresiasi atas capaian yang telah diraih. Meski sekolah Lansia bukan sekolah formal yang bertujuan untuk mendapatkan gelar, tapi harapannya dengan sekolah ini mereka bisa meningkatkan kualitas hidupnya. Lebih sehat, lebih segar, lebih aktif dan bahagia serta bermanfaat bagi lingkungan atau masyarakat sekitar," ujarnya, Kamis (13/11).

Jakarta Raih Rekor MURI untuk Wisudawan Sekolah Lansia Terbanyak

Tomy mengucapkan terima kasih kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah memberikan contoh dan inspirasi kepada masyarakat lainnya bahwa pendidikan itu bisa diraih hingga akhir hayat. 

"Saya minta dengan keaktifan para Lansia di tengah masyarakat, pelajaran hidup dan wawasan yang mereka miliki dari sekolah lansia tersebut dapat diturunkan kepada generasi berikutnya," terangnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan, Rizky Hamid menjelaskan, 129 wisudawan dan wisudawati telah mengikuti pendidikan non-formal selama enam bulan sampai satu tahun lamannya.

"Lansia yang diwisuda hari ini ada yang kita sebut Standar Satu (S1), Standar Dua (S2) sampai Standar Tiga (S3). Masing-masing mempunyai jangka waktu sekolah yang berbeda," ungkapnya.

Rizky menjelaskan, untuk pembelajarannya, sekolah Lansia didukung oleh beberapa universitas ternama yang ada di Jakarta, kemudian TP PKK, Ikatan Istri Dokter Indonesia, camat, lurah dan lain sebagainya. 

Ia menuturkan, mereka yang rata-rata berusia 60 tahun hingga 80 tahun berhak mengikuti pembelajaran terkait dengan kesehatan, keagamaan, sosial budaya, dan tentunya kumpul-kumpul bareng bersama yang tentunya itu menjadi penyemangat hidup.

"Semoga dengan sudah diwisuda, para Lansia ini dapat beradaptasi positif dengan proses penuaannya. Sehingga, dapat menjalani masa tua dengan berkualitas, aktif, dan produktif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6835 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6298 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1432 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1404 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1295 personAldi Geri Lumban Tobing