You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wali Kota Jakarta Timur meninjau kegiatan Try Out KJP di SMAN 62
photo Nurito - Beritajakarta.id

Munjirin Tinjau Try Out KJP di SMAN 62

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin meninjau kegiatan  Try Out Kartu Jakarta Pintar (KJP) di SMAN 62 Jakarta, Jalan Raya Bogor, Kelurahan Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati yang diikuti sebanyak 72 peserta didik.

"Bagi keluarga tidak mampu"

Munjirin mengatakan, kegiatan ini merupakan kali kedua digelar di Jakarta Timur. Sebelumnya try out digelar diikuti oleh 441 pelajar dari sejumlah sekolah di Jakarta Timur. Sementara, hari ini ada 2.236 peserta didik di Jakarta Timur yang mengikuti Try Out KJP.

"Mudah-mudahan pelaksanaan yang kedua ini berjalan dengan baik. Walau sempat terganggu jaringannya namun kini sudah normal kembali karena sudah diperbaiki," terangnya.

Bahagia Pelajar di Jaktim Ikuti Program Try Out KJP untuk Masuk PTN

Menurutnya, semua teknis sudah diatur oleh lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) Naiju yang bermitra dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur.

Saat melakukan peninjauan dan berdialog dengan peserta, ia melihat, secara umum mereka bisa mengerjakan soal-soal yang ada. Mereka juga mengaku senang dengan program ini. Bahkan, ada yang minta agar pelaksanannya ditambah.

Ia menuturkan, try out ini akan digelar selama lima kali sampai jelang pelaksanaan ujian akhir semester atau ujian nasional. Sebab, program ini diadakan untuk memberikan kesempatan dan kesetaraan pelajar dari keluarga tidak mampu dengan mereka yang berasal dari keluarga mampu.

"Pemprov DKI memberikan Bimbel atau try out bagi keluarga tidak mampu. Ini untuk persiapan mereka memasuki perguruan tinggi negeri. Bimbel digelar sampai Februari mendatang," bebernya.

Pelaksana Tugas Kepala SMAN 62 Jakarta, Luhur Setiawati mengatakan, di sekolahnya total ada 642 peserta didik. Namun, yang mengikuti try out hanya pemegang KJP dari kelas 12 yang berjumlah 72 murid.

"Kegiatan hanya digelar satu hari dengan waktu sekitar 3,5 jam dengan total ada 160 soal," ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana teknis dari NAIJU, Taufik Tope Rendusara menilai, program ini berperan penting dalam membuka akses latihan terstruktur bagi penerima manfaat KJP.

Ia mengungkapkan, banyak pelajar penerima KJP yang sebenarnya punya potensi besar, tetapi tidak memiliki akses ke latihan soal dan evaluasi rutin seperti mereka yang mengikuti Bimbel berbayar.

"Melalui try out ini, mereka bisa mengetahui posisi awal, kelemahan, sekaligus strategi belajar yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi seleksi perguruan tinggi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

    access_time19-04-2026 remove_red_eye4134 personNurito
  2. Rano Paparkan Potensi Ekraf Videografi dan Fotografi di Launching COJ

    access_time17-04-2026 remove_red_eye1657 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. KI DKI Apresiasi Peran Komdigi-ISKI Kawal Implementasi PP 17/2025

    access_time16-04-2026 remove_red_eye1591 personFolmer
  4. Pramono Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

    access_time15-04-2026 remove_red_eye1351 personDessy Suciati
  5. Pemprov DKI Rayakan Paskah Bersama di Kota Tua

    access_time18-04-2026 remove_red_eye1263 personFakhrizal Fakhri