You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Personel Gabungan Evakuasi Dua Pohon Tumbang Di Pulau Sabira
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Personel Gabungan Evakuasi Pohon Tumbang di Pulau Sabira

Personel gabungan melakukan evakuasi dua pohon tumbang di RW 03, Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu.

"Pohon tertua di Pulau Sabira"

Kepala Seksi Pertamanan dan Hutan Kota, UKT 2 Kabupaten Kepulauan Seribu, Irfan Damanhuri, mengatakan ada dua pohon besar dan tua yang tumbang di Pulau Sabira hingga menimpa gerai Pasar Jaya, warung dan rumah warga, serta beberapa fasilitas publik lainnya.

"Satu pohon jenis Ketapang dengan ketinggian mencapai 40 meter tumbang di depan Dermaga Pulau Sabira. Kemudian, satu jenis pohon Dadap setinggi 20 meter di belakang gedung IPAL SDA juga tumbang," ujarnya, Jumat (21/11). 

Pohon Tumbang di Jalan Sisingamangaraja Cepat Dievakuasi

Irfan menambahkan, proses evakuasi melibatkan 20 personel gabungan yang terdiri UKT2 Pertamanan, petugas PPSU, Satpo PP, Damkar, SDA, LH, LMK, serta warga. Sebanyak tiga mesin gergaji, kampak, dan peralatan pendukung lainnya juga digunakan.

"Proses evakuasi dan pembersihan material pohon di depan Dermaga Pulau Sabira masih terus berlangsung. Setelah selesai, akan dilanjutkan evakuasi pohon tumbang di belakang IPAL SDA," bebernya.

Lurah Pulau Harapan, Muhammad Nuralim menambahkan, dalam peristiwa pohon tumbang kemarin malam tersebut tidak ada korban jiwa dan luka.

"Sudah kami lakukan pendataan bagi warga yang terdampak pohon tumbang tersebut. Proses evakuasi sedikit lama karena dilakukan secara bertahap," terangnya.

Sementara itu, Ketua RW 03, Kelurahan Pulau Harapan, Muhammad Ali Kurniawan menjelaskan, pohon tumbang ini selalu terjadi pada malam hari, sehingga proses evakuasi baru dapat dilakukan keesokan harinya atau pagi hari.

"Pohon Ketapang ini merupakan pohon tertua di Pulau Sabira, usianya sudah hampir seratus tahun. Sehingga, pohon sudah keropos dan tidak dapat menahan beban," imbuhnya.

Menurut Ali, di Pulau Sabira masih ada empat titik atau pohon yang sudah tua dan rawan tumbang. Ia meminta kepada petugas terkait untuk segera melakukan penopingan maupun penebangan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

"Memasuki musim barat ini angin tiba-tiba kencang lalu hujan deras, warga jadi khawatir terhadap pohon yang sudah termakan usia di Pulau Sabira," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6412 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1474 personDessy Suciati
  3. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1471 personTiyo Surya Sakti
  4. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1372 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditarget Beroperasi Agustus 2026

    access_time10-03-2026 remove_red_eye1040 personAldi Geri Lumban Tobing