You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Legislator Dukung Blok M Jadi Model Ruang Berkumpul Sehat bagi Anak Muda
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Legislator Dukung Blok M Jadi Model Ruang Berkumpul Sehat

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak menilai, kawasan Blok M memiliki potensi besar sebagai ruang berkumpul yang sehat bagi anak muda.

 "Tempat anak muda berkomunikasi, berdiskusi, dan bersosialisasi,"

Ia pun mendukung rencana Pemprov DKI untuk mereplikasi konsep penataan kawasan tersebut ke berbagai lokasi lain di Jakarta.

“Blok M itu sebenarnya punya potensi besar sebagai tempat anak muda berkomunikasi, berdiskusi, dan bersosialisasi," ujarnya, Selasa (25/11).

Wagub DKI Ingin Blok M Hub Direplikasi di Tempat Lain

Menurut Josephine, keberadaan ruang berkumpul seperti Blok M sangat penting untuk pemberdayaan anak muda. Ruang yang aman dan inklusif dinilai mampu membangun solidaritas, memperkuat relasi, sekaligus mencegah potensi konflik.

Ia mencontohkan, fenomena ruang berkumpul yang tumbuh secara alami di restoran cepat saji yang sering menjadi tempat nongkrong generasi muda ibu kota.

“Mereka beli es krim tapi bisa nongkrong berjam-jam. Yang penting ada tempat bertemu dan wifi gratis. Anak-anak sekarang memang butuh ruang seperti itu untuk belajar, mengerjakan tugas, atau sekadar bertemu teman,” jelasnya.

Lebih lanjut, Josephine mendorong konsep serupa diterapkan di berbagai taman, terutama di kawasan Jakarta Timur. Saat ini, ia melihat banyak ruang nongkrong lebih banyak diakses kalangan menengah, sehingga anak-anak dari keluarga grassroots sulit menikmatinya.

“Mereka akhirnya nongkrong di pinggir flyover, di jalan layang, minum kopi. Dari situ muncul kecemburuan, persaingan, sampai tawuran. Itu yang tidak bisa saya toleransi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa ruang berkumpul tidak harus berada di pusat perbelanjaan. Taman kota justru dapat menjadi ruang publik yang inklusif dan mudah diakses.

Dengan fasilitas seperti wifi gratis, menurutnya, taman dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan produktif bagi anak muda.

“Dengan penataan yang benar, taman bisa jadi tempat anak muda belajar, orang tua menikmati suasana, hingga anak-anak SD bereksplorasi. Yang penting konsepnya jelas,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

    access_time28-07-2026 remove_red_eye9109 personAnita Karyati
  2. 14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time28-07-2026 remove_red_eye3513 personNurito
  3. Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

    access_time31-07-2026 remove_red_eye3014 personNurito
  4. Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

    access_time27-07-2026 remove_red_eye2709 personTiyo Surya Sakti
  5. MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

    access_time29-07-2026 remove_red_eye1789 personAldi Geri Lumban Tobing