You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Disosialisasikan Antikorupsi dan Peningkatan Integritas
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Pelajar SMKN 61 Diedukasi Antikorupsi

Sebanyak 100 pelajar di SMKN 61 Jakarta di Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu diedukasi antikorupsi dan peningkatan integritas yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu bersama Inspektorat Pembantu Kabupaten setempat. Kegiatan ini sambut antusias oleh para pelajar.

"Penerus bangsa yang antikorupsi"

Pelajar SMKN 61 Jakarta, Panji (17) mengaku senang dan berterima kasih atas pengajaran antikorupsi yang dilakukan Pemkab Kepulauan Seribu. Ia mendapatkan bekal tentang nilai jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.

"Kegiatan ini menjadi pengalaman terbaik saya untuk membentuk karakter dan menjadi penerus bangsa yang antikorupsi," ujarnya, Selasa (25/11).

100 Peserta Ikuti Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik di Kramat Jati

Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan menyampaikan kegiatan ini adalah bukti nyata dan komitmen pemerintah daerah dalam pemberantasan korupsi melalui pendidikan. Integritas merupakan kunci utama dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai kota global yang bermartabat.

"Kegiatan yang positif dan mendidik untuk para generasi muda. Kegiatan ini dapat mencetak generasi emas yang memiliki sikap integritas tinggi dan berprilaku anti korupsi sejak dini," terangnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini para pelajar ini dapat tanggung jawab untuk menjadi generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, namun juga menjadi generasi yang memiliki integritas, kreatif, dan inovatif.

"Saya percaya, mereka ini siap menjadi agen perubahan di lingkungannya sebagai calon generasi emas yang akan membawa Jakarta ke masa depan yang lebih cerah," ungkapnya.

Inspektur Pembantu Kabupaten Kepulauan Seribu, Romadona Dwi menjelaskan, kegiatan yang mengusung tema "Generasi Emas Generasi Berintegritas" diharapkan dapat melahirkan pelajar yang memiliki kesadaran akan bahaya korupsi serta berkomitmen untuk memberantasnya sejak dini.

"Seyogyanya penanaman antikorupsi harus ditanamkan sejak dini di masyarakat kita karena ini merupakan investasi sepuluh tahun hingga dua puluh tahun mendatang sebagai penerus bangsa," bebernya. 

Menurutnya, kegiatan ini menghadirkan para narasumber yang berkompeten dibidang nya. Mereka dibekali nilai-nilai integritas, upaya pencegahan antikorupsi di lingkungan dan sikap profesionalisme.

"Semoga materi yang diberikan dapat tertanam pada diri mereka untuk tumbuh dan berkembang menjadi generasi berprestasi, jujur, dan bebas korupsi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7197 personDessy Suciati
  2. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4892 personAnita Karyati
  3. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye3556 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

    access_time04-11-2026 remove_red_eye2940 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2671 personDessy Suciati