You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
jokowi_wawancara_dokbjcom_dok.jpg
photo Doc - Beritajakarta.id

Soal Kasus Asusila, Jokowi Beri Perintah Tegas

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, tak ingin kasus asusila yang terjadi di salah satu TK internasional terjadi di sekolah lainnya. Untuk itu, semua sekolah diinstruksikan untuk meningkatkan pengawasan bagi muridnya. Terlebih, pada peristiwa ini, oknum petugas sekolah terlibat.

Saya sudah kasih perintah ke JIS dan sekolah-sekolah lainnya. Saya tidak mau imbauan-imbauan lagi, tapi perintah yang tegas

Diakui Jokowi, pihaknya telah memerintahkan sekolah yang ada di ibu kota, baik yang swasta maupun negeri agar kasus ini tidak terulang. "Saya sudah kasih perintah ke JIS dan sekolah-sekolah lainnya. Saya tidak mau imbauan-imbauan lagi, tapi perintah yang tegas," kata Jokowi, di Gedung BPK RI, Jakarta Pusat, Rabu (16/4).

Selain itu, Dinas Pendidikan juga telah diinstruksikan untuk segera menindaklanjuti kasus tersebut. Karena peristiwa ini telah mencoreng dunia pendidikan. Dirinya, kata Jokowi, tidak akan tergesa-gesa berkomentar dan mengambil keputusan dengan adanya kasus ini. Pihaknya akan menunggu hasil rekomendasi dari Dinas Pendidikan untuk langkah selanjutnya.

Antisipasi Pelecehan Seks, Disdik Sebarkan Edaran

"Nanti, kita lihat, saya tidak ingin tergesa-gesa memberikan statement. Nanti kita urus. Dinas pendidikan sudah diminta untuk tindaklanjuti, kita tunggu saja" ujar Jokowi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Lasro Marbun, mengaku telah mengirimkan surat edaran ke sekolah. Surat edaran itu berisi permintaan kepada pihak sekolah untuk lebih serius meningkatkan keamanan di lingkungan sekolah.

Sementara kepada JIS telah diminta untuk memperbaiki manajemen sekolah. Dengan demikian pihak sekolahlah yang langsung mengontrol dan mengawasi keamanan sekolah.

Pihaknya pun tidak bisa mentolerir tindakan yang dilakukan oleh pegawai kebersihan di sebuah TK internasional di Jakarta. Adanya peristiwa itu membuktikan kontrol dan pengawasan sekolah kepada peserta didiknya lemah.

"Pihak sekolah harus minta maaf kepada orang tua dan segera memecat para pelaku. Korban yang masih usia dini, untuk dapat segera dipulihkan dan dihilangkan trauma psikisnya," kata Lasro.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1304 personTiyo Surya Sakti
  2. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye1165 personFakhrizal Fakhri
  3. Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

    access_time03-09-2026 remove_red_eye802 personNurito
  4. Bank Jakarta Raih KEJAR Award 2026

    access_time30-08-2026 remove_red_eye799 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Paparkan Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026

    access_time31-08-2026 remove_red_eye788 personBudhi Firmansyah Surapati