You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
15 Ton Bahan Pangan Dikirim ke Kepulauan Seribu
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Jaga Stabilitas Harga, 15 Ton Bahan Pangan Dikirim ke Kepulauan Seribu

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengirim 15 ton stok bahan pangan ke Kepulauan Seribu. Ini dilakukan untuk menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sekaligus upaya menjaga stabilitas harga khususnya di wilayah Kepulauan Seribu.

"prinsipnya harganya bisa sama dengan di daratan,"

Pengiriman bahan pangan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta.

"Hari ini kita bekerja sama dalam menyambut Natal dan Tahun Baru di Kepulauan Seribu itu prinsipnya harganya bisa sama dengan di daratan," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Dermaga Marina Ancol, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (11/12).

Stok dan Distribusi LPG 3 Kg Dipastikan Aman saat Nataru

Dijelaskan Pramono, pengiriman 15 ton bahan pangan yang terdiri dari tujuh jenis komoditas utama ini untuk menjaga harga bahan pangan di Kepulauan Seribu bisa sama dengan wilayah daratan. Pengiriman dilakukan menggunakan tiga kapal dari Bank Indonesia dan dua kapal dari Dinas Perhubungan.

Pram, sapaan akrabnya, berharap harga kebutuhan pokok di wilayah Kepulauan Seribu dapat betul-betul terjaga.

Ia juga menegaskan kesiapan Pemprov DKI untuk mengirimkan pasokan tambahan jika ada potensi kenaikan harga. Pramono ingin harga berbagai bahan kebutuhan pangan terkendali dalam menyambut Nataru.

Komoditas pangan yang didistribusikan pada hari ini terdiri dari tiga ton beras, tiga ton gula, tiga ton minyak goreng ukuran satu liter, empat ton minyak goreng ukuran dua liter, satu ton daging ayam, 300 kg biskuit kaleng, 700 kg sirup, serta komoditas cabai dan bawang.

Pramono menyebut inflasi Jakarta pada November 2025 sebesar 2,29 persen (ytd) atau 2,67 persen (yoy). Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, inflasi pada Desember akan mengalami kenaikan sekitar 0,4 persen.

Untuk diketahui, secara umum harga pangan di Kepulauan Seribu cenderung lebih tinggi dibanding daratan. Hal ini disebabkan terdapat biaya angkut atau distribusi yang tinggi akibat faktor cuaca.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6874 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6360 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1452 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1433 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1349 personAldi Geri Lumban Tobing