You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kemeriahan peringatan Hari Ibu 2025 di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

3.000 Perempuan Meriahkan Hari Ibu 2025

Sebanyak 3.000 perempuan dari berbagai profesi dan organisasi wanita di Jakarta, Kamis (11/12), ikut memeriahkan perayaan peringatan Hari Ibu di Jakarta International Velodrome, Jalan Balap Sepeda, Kelurahan Jati, Pulogadung, Jakarta Timur.

"Perempuan bukan pelengkap, melainkan sebagai inti dari pembangunan,"

Kegiatan yang dihadiri Wakil Gubernur Rano Karno ini mengusug tema 'Menyongsong 5 Abad Jakarta, Perempuan Tangguh dan Cerdas, Mewujudkan Keadilan dan Kesetaraan'.

"Tema ini bukan sekadar slogan. Ini adalah ajakan untuk melangkah. Ini adalah komitmen yang harus kita wujudkan," ujar Rano.

Rano Serahkan Apresiasi bagi Pendonor Darah 75 Kali

Menurut Rano, perayaan Hari Ibu merupakan cermin yang memperlihatkan perjuangan perempuan dengan segala perannya menjahit masa depan bangsa tanpa pamrih.      

"Tema yang diangkat tahun ini adalah janji bahwa masa depan Jakarta tidak boleh dibangun tanpa perempuan berdiri di garis terdepan," tegas Rano.

Dalam kesempatan ini, Rano juga mengucap rasa syukur atas capaian Indeks Pembangunan Gender di DKI Jakarta tertinggi di Indonesia sebesar 96,50 dan Indeks Ketimpangan Gender menurun menjadi 0,147 di tahun 2024.

Capaian ini, menurut Rano, bukan sekedar angka statistik, tapi sebuah cerita tentang perempuan yang semakin dipercaya, semakin diberi ruang dan semakin memimpin di banyak kesempatan.

"Hal ini menjadi bukti bahwa ketika perempuan maju, akan mendongkrak perkembangan kota," imbuhnya.

Namun, Rano mengingatkan bahwa perjuangan belum tuntas. Lantaran tantangan ke depan untuk mewujudkan Jakarta sebagai top kota global akan semakin besar.

Sebagai kota global, kata Rano, Jakarta harus menjadi kota yang bisa memastikan setiap perempuan dapat berjalan aman, bekerja dengan layak dan tidak pernah merasa sendirian.

"Perempuan bukan pelengkap, melainkan sebagai inti dari pembangunan itu sendiri. Mereka bukan objek kebijakan, melainkan penggerak perubahan, penjaga integritas dan penyulam masa depan," tukasnya.

"Jelang usia Jakarta ke-500 tahun, kami mengajak semua untuk menguatkan ekosistem perlindungan keluarga. Ayo kita pastikan setiap ruang publik bebas dari kekerasan, kita buka lebih banyak tempat bagi perempuan untuk berkiprah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1333 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1172 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye967 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye940 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye768 personFakhrizal Fakhri
close