You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Satu unit ekskavator melakukan pengerukan saluran penghubung Pulo di Jalan Raya Pasar Minggu
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pengerukan Saluran Phb Pulo Ditarget Kelar Sebulan

Pengerukan saluran penghubung Saluran dan kali bukan tempat membuang sampah. (Phb) Pulo di Jalan Raya Pasar Minggu, Kelurahan Jati Padang, Jakarta Selatan, sepanjang 300 meter ditargetkan tuntas dalam satu bulan.

"Saluran dan kali bukan tempat membuang sampah."

Pengerukan sedimen lumpur dan sampah di saluran penghubung ini diawali dengan kerja bakti Aksi Bersih-bersih Jaga Jakarta yang dipimpin Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar, Sabtu (13/12).

Dikatakan Anwar, kegiatan ini menjadi bagian untuk memastikan saluran mikro dan makro, embung, serta waduk di Jakarta Selatan dapat berfungsi optimal untuk mencegah genangan maupun banjir.

Progres Pengerukan Saluran Penghubung Ancol Barat Capai 65 Persen

"Kita pastikan semua sarana dan prasarana penanggulangan banjir maksimal. Terlebih, cuaca saat ini tidak menentu dengan kondisi sering tiba-tiba terjadi hujan deras," ujarnya, Minggu (14/12).

Untuk bangunan liar di atas Saluran Phb Pulo, Anwar menegaskan, pihaknya akan melakukan penertiban karena dapat memicu terjadinya genangan dan banjir.

"Saya sudah minta camat Pasar Minggu dan lurah Jati Padang agar segera memberikan surat pemberitahuan kepada pemilik bangunan untuk lakukan pembongkaran, jika tidak kita yang akan membongkar," tegasnya.

Anwar mengajak warga untuk terus berkolaborasi menjaga kebersihan, terutama dengan tidak membuang sampah ke saluran dan kali.

"Saluran dan kali bukan tempat membuang sampah. Jika terjadi sumbatan sampai terjadi banjir, kita juga yang rugi. Saya minta pengurus RT/RW menggencarkan kerja bakti untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya kebersihan lingkungan," ucapnya.

Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Junjung menjelaskan, dalam kerja bakti ini turut dikerahkan dua ekskavator spider dan sepuluh dump truck.

"Untuk pengerjaan secara manual dilakukan pengerukan sedimen berkisar 30 sampai 50 sentimeter. Sementara, untuk alat berat hingga sekitar 100 sentimeter," bebernya.

Junjung menambahkan, pengerukan Saluran Phb Pulo sepanjang 300 meter ditargetkan dapat mengeruk 1.600 kubik sedimen lumpur dan sampah.

"Kami berharap dengan pengerukan ini bisa mencegah genangan di kawasan Jati Padang, Pasar Minggu hingga Mampang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6447 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3876 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3199 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye3027 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1650 personFolmer