You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penutup Saluran Dekat Kantor Wali Kota Jakbar Rusak
photo Folmer - Beritajakarta.id

Penutup Saluran Dekat Kantor Wali Kota Jakbar Rusak

Pengendara bermotor diimbau berhati-hati saat melewati Jalan Raya Kembangan todak jauh dari kantor Wali Kota Jakarta Barat. Pasalnya di lokasi ini terdapat penutup saluran air yang rusak berlubang.

Kita sengaja tancapkan kayu di lubang ini sebagai tanda agar warga berhati - hati saat melintas di depan jalan ini

Lubang penutup saluran air berdiameter sekitar 80 sentimeter berada persis di tengah jalan Kembangan Raya menuju arah Ciledug. Kerusakan telah berlangsung sejak tiga hari lalu disebabkan penutup tersebut tidak mampu menahan beban kendaraan bermotor yang setiap hari melintas.

Jalur Alternatif Bandara Soekarno-Hatta Rusak Berat

"Kemarin, sudah ada korban satu orang pengendara sepeda motor jatuh saat melintas di tengah jalan berlubang. Untung saja, si pengendara motor hanya luka ringan," kata Yanto, warga setempat, Senin (31/8).

Atas kejadian tersebut, Yanto mengungkapkan, warga sepakat untuk menambal lubang penutup saluran dengan kayu setinggi kurang lebih dua meter.

"Kita sengaja tancapkan kayu di lubang ini sebagai tanda agar warga berhati - hati saat melintas di depan jalan ini," ujar Yanto.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat, Amri Priyowidodo tidak dapat dihubungi. Pesan singkat yang dikirimkan beritajakarta.com pun tidak dibalas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye954 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati