You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Proses penimbangan sampah di Bank Sampah Melati RW 02, Batu Ampar
photo Nurito - Beritajakarta.id

Bank Sampah Melati RW 02 Batu Ampar Timbang 377 Kg

Bank Sampah Melati RW 02 Kelurahan Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, melakukan penimbangan 377 kilogram sampah non organik dari berbagai jenis. Seluruhnya dijual ke pengepul senilai Rp 1.018.700.

"Banyaknya volume sampah rumah tangga setiap hari," 

Pendiri Bank Sampah Melati 02, Siti Zuriyah, mengajak warga melakukan program pilah sampah dari rumah untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

"Pendirian bank sampah dilakukan karena banyaknya volume sampah rumah tangga setiap hari," ujarnya, Selasa (30/12).

Dinas LH Berkolaborasi Hadirkan Fasilitas Pengelolaan Sampah Anorganik

Menurutya, warga sangat antusias mendukung program pemerintah melakukan pilah sampah ini.  

"Bank Sampah Melati 02 ini kita bentuk pada 21 Desember 2025 lalu di wilayah RT 13 dan 16. Ternyata warga sangat antusias dan mendukung program ini," imbuhnya.

Ketua Bank Sampah Melati 02 Muhammad Arnasim menjelaskan, saat ini anggotanya ada lima orang. Saldo awal pembentukan bank sampah ada Rp 300 ribu dan kini terus bertambah dari hasil penimbangan dan penjualan sampah non organik ke pengepul di Kelurahan Tengah.

"Uang hasil penjualan bank sampah ini digunakan untuk kegiatan sosial dan kerohanian," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1350 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1203 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye992 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye962 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye785 personFakhrizal Fakhri
close