You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
JPO Pangkalan Jati, Jakarta Timur
.
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Ketua Komisi D Ajak Warga Ikut Jaga dan Rawat Fasilitas Umum

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga dan merawat fasilitas umum. Termasuk, keberadaan dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) modern dan raman disabilitas yang baru dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yakni JPO Pesanggrahan di Kembangan, Jakarta Barat, dan JPO Pangkalan Jati di Jakarta Timur.

"Materialnya dirancang agar tidak mudah dicuri,"

Dikatakan Yuke, pembangunan JPO Pesanggrahan merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Lokasi JPO berada di kawasan persimpangan jalan yang padat aktivitas sehingga membutuhkan fasilitas penyeberangan yang aman dan nyaman bagi warga.

Alhamdulillah, JPO ini berasal dari usulan masyarakat. Lokasinya cukup ramai dan rawan, sehingga keberadaannya memang sangat dibutuhkan. Proses pembangunannya memakan waktu sekitar tujuh bulan,” ujar Yuke, Jumat (2/1).

Pramono Resmikan Dua JPO Ramah Disabilitas

Ia menambahkan, seluruh JPO yang dibangun saat ini telah memenuhi standar inklusivitas dengan memperhatikan kebutuhan penyandang disabilitas, lansia, serta kelompok rentan lainnya. Fasilitas lift juga disediakan untuk memudahkan akses, sementara desain JPO mengusung ornamen kearifan lokal yang mencerminkan karakter masing-masing wilayah.

“Material yang digunakan juga cukup kuat dan memperhatikan aspek keamanan. Bahkan, seperti yang disampaikan Pak Gubernur, materialnya dirancang agar tidak mudah dicuri,” katanya.

Lebih lanjut, Yuke menyebut, JPO tersebut telah dilengkapi kamera pengawas atau CCTV guna memastikan faktor keamanannya. Meski demikian, ia menekankan bahwa kesadaran masyarakat tetap menjadi faktor utama dalam menjaga fasilitas umum.

“CCTV memang membantu, tetapi yang paling penting adalah kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas umum ini. JPO dibangun untuk kepentingan bersama dan manfaatnya juga kembali kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Yuke, pengamanan JPO memerlukan sinergi berbagai pihak, mulai dari masyarakat sekitar hingga Satpol PP dan unsur terkait lainnya. Dengan kerja sama tersebut, fasilitas publik diharapkan dapat terjaga dan dimanfaatkan secara optimal.

Ia juga menyinggung soal perawatan JPO ke depan. Menurutnya, perawatan akan berjalan lebih baik apabila pengguna turut menjaga kebersihan dan ketertiban.

“Kalau semua pengguna menjaga kebersihan dan merawat fasilitas ini, kualitas JPO tentu akan lebih awet. Harapannya, masyarakat Jakarta dapat menggunakan sekaligus merawat seluruh fasilitas umum yang telah disediakan,” jelasnya.

Yuke menambahkan, Komisi D mendukung rencana Pemprov DKI untuk membangun JPO serupa di sejumlah lokasi lainnya. Ia berharap, seluruh JPO di Jakarta ke depan memiliki standar fasilitas yang sama, yakni aman, inklusif, dan nyaman bagi masyarakat.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa pembangunan dua JPO tersebut merupakan respons cepat terhadap aspirasi warga. Selain menggunakan material conwood (concrete wood) untuk mencegah pencurian, JPO juga dilengkapi fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas dan lansia.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1318 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1161 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye961 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye930 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye759 personFakhrizal Fakhri
close