You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas melakukan pengangkutan Sampah Pasca Perayaan Malam Tahun Baru
photo Folmer - Beritajakarta.id

Dinas LH Angkut 91,41 Ton Sampah Sisa Malam Tahun Baru

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mencatat timbulan sampah sisa perayaan malam Tahun Baru mencapai 415 meter kubik atau setara 91,41 ton. Angka ini menurun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 132 ton.

"Jakarta sudah kembali bersih,"

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, 91,41 ton sampah berhasil diangkut ribuan personel di beberapa lokasi setelah perayaan malam tahun baru. 

"Personel dan armada dikerahkan di beberapa titik, di antaranya kawasan Bundaran HI, Jalan Sudirman–MH Thamrin, Sarinah, Dukuh Atas, Semanggi, kawasan SCBD dan Bursa Efek Indonesia, Monas dan seluruh Jalan Medan Merdeka, Patung Pemuda Membangun, Lapangan Banteng serta kawasan Istiqlal dan sekitarnya," katanya, Kamis (1/1). 

3.395 Petugas Disiagakan Jaga Kebersihan Jakarta saat Malam Tahun Baru

Asep mengungkapkan,  proses pembersihan sampah sisa perayaan malam tahun baru dilakukan secara cepat dan terkoordinasi sejak malam hingga dini hari. Meski jumlah pedagang kaki lima (PKL) meningkat dan hujan ringan sempat turun, pembersihan sampah tetap bisa dilakukan secara manual

menggunakan sapu dan pengki. 

"Basahan air hujan membuat sampah menempel di jalan dan berat sampah bertambah karena mengandung air. Namun, personel berhasil menuntaskan pembersihan menjelang Subuh. Jakarta sudah kembali bersih," terangnya.

Ia menjelaskan, penurunan timbunan sampah tidak terlepas dari kebijakan pelarangan kembang api, kondisi cuaca serta konsep perayaan tahun baru yang lebih sederhana dan bermakna. 

Dinas LH juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas kebersihan yang tetap bekerja menjaga wajah kota. Begitu pula dengan warga yang telah berpartisipasi aktif menjaga kebersihan dengan mengurangi serta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. 

“Kesadaran warga ini sangat membantu dan menjadi kunci terciptanya perayaan yang tertib, nyaman dan bersih,” jelasnya. 

Asep menambahkan, perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta digelar dengan pendekatan reflektif melalui doa bersama sebagai wujud empati terhadap masyarakat terdampak bencana alam di Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh.

"Semangat kebersamaan ini sejalan dengan upaya menjaga kebersihan, ketertiban dan nilai kemanusiaan di ruang-ruang publik Jakarta," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1343 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1186 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye980 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye950 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye778 personFakhrizal Fakhri
close