Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung merespons keras viralnya aksi promosi minuman keras yang dilakukan dengan memberikan tantangan hafalan surah Al-Qur'an.
"tidak boleh terjadi di Jakarta,"
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menindak tegas adanya aksi tersebut.
"Saya akan minta kepada Asisten Kesejahteraan, Pak Ali, untuk segera mengoordinasikan, mengambil tindakan tegas terhadap hal yang tidak boleh terjadi di Jakarta," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/8).
Pramono Tegaskan Jakarta Jadi Rumah Bagi KeberagamanSelama ini, kata Pramono, Pemprov DKI bersama seluruh elemen masyarakat telah berupaya keras menjaga keharmonisan antarumat di Jakarta, melalui berbagai kegiatan keagamaan.
Karena itu, ia menilai aksi promosi minuman keras tersebut sangat menciderai kerukunan umat beragama yang telah dijaga dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat. Pramono pun sangat menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut.
"Yang berkaitan dengan promosi minuman keras yang viral, apalagi dikaitkan dengan kegiatan keagamaan, ini sungguh-sungguh menodai kehidupan keagamaan yang sangat, yang kita jaga bersama di Jakarta," katanya.
Sebelumnya ramai perbincangan di media sosial terkait aksi promosi sebuah merek minuman keras dengan memberikan tantangan kepada pengunjung untuk membacakan hafalan surah Al-Qur'an. Nantinya, pengunjung yang bisa menghafal surah Ad-Dhuha akan mendapatkan produk tersebut secara gratis.