You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas sedang melakukan pemeriksaan pompa air untuk penanganan genangan
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Sudin SDA Jakbar Optimalkan Upaya Antisipasi Banjir

Menghadapi potensi cuaca ekstrem pada awal tahun 2026, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat mengintensifkan upaya pencegahan banjir dengan mengoptimalkan sistem pompa air dan jaringan drainase di seluruh wilayah.

"Memastikan seluruh pompa berfungsi"

Langkah tersebut dilakukan menyusul prakiraan cuaca yang menunjukkan peningkatan intensitas hujan lebat di kawasan Jakarta Barat. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir apabila tidak diantisipasi secara maksimal.

Kepala Sudin SDA Jakarta Barat, Purwanti Suryandari mengatakan, seluruh pompa air stasioner yang tersebar di wilayah Jakarta Barat akan dioperasikan secara optimal untuk mempercepat pengendalian debit air saat hujan deras.

Legislator Minta Pemprov Siaga Hadapi Potensi Banjir Rob

"Untuk menghadapi hujan di awal tahun ini, kami memastikan seluruh pompa berfungsi maksimal sebagai langkah antisipasi banjir," ujarnya, Sabtu (3/1).

Selain pompa permanen, imbuh Purwanti, pompa mobile yang akan ditempatkan di sejumlah titik rawan genangan juga disiagakan. Pompa mobile tersebut disiapkan sebagai respons cepat apabila terjadi kenaikan muka air secara mendadak.

"Sebanyak 52 unit pompa permanen atau stasioner di 48 rumah pompa siap dioperasikan saat debit air tinggi," terangnya.

Purwanti menambahkan, dalam menghadapi potensi genangan, khususnya pada dua hari pertama awal tahun 2026, Sudin SDA Jakarta Barat juga menyiagakan 70 unit pompa mobile dan 60 unit pompa apung di titik-titik rawan banjir.

"Kami akan terus bersiaga selama 24 jam dan siap merespons laporan warga terkait genangan air maupun potensi banjir, terutama jika hujan turun dalam durasi yang lama," ungkapnya.

Ia menambahkan, sejumlah proyek pembangunan dan perbaikan drainase yang dikerjakan pada akhir tahun 2025 juga telah selesai sesuai rencana. Drainase baru tersebut diharapkan mampu memperlancar aliran air dan mengurangi risiko banjir di wilayah rawan.

"Alhamdulillah, seluruh pekerjaan drainase sudah rampung. Kami berharap upaya ini dapat menekan potensi banjir di titik-titik rawan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1977 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye929 personTiyo Surya Sakti
  3. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye928 personDessy Suciati
  4. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye913 personFakhrizal Fakhri
  5. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye846 personDessy Suciati